Pertempuran Iran vs AS-Israel Memasuki Hari ke-26, Diplomasi Trump Dituding Tipuan


Pertempuran Iran vs AS-Israel Memasuki Hari ke-26, Diplomasi Trump Dituding Tipuan
Pertempuran Iran vs AS-Israel Memasuki Hari ke-26, Diplomasi Trump Dituding Tipuan
144 views

(Bloomberg) – Konflik sengit antara Iran dan aliansi AS-Israel memasuki hari ke-26 tanpa tanda berhenti, meski Presiden Donald Trump klaim pembicaraan damai sedang berlangsung melalui utusan Steve Witkoff dan Jared Kushner. Iran meluncurkan rudal serta drone semalam ke Eilat, Dimona, Tel Aviv, dan pangkalan AS di Timur Tengah, sementara serangan balasan AS-Israel rusak infrastruktur gas di Isfahan dan Khorramshahr.

Arab Saudi cegat drone di wilayah timur, Kuwait alami pemadaman listrik, dan sirene darurat berbunyi di Bahrain. Harga minyak Brent melonjak 3,77% ke US$103,67/barel Selasa (24/3), naik >40% sejak 28 Februari, akibat hampir terhentinya lalu lintas Selat Hormuz (1/5 pasokan global minyak/LNG).

Eskalasi Regional & Korban

  • Korban jiwa >2.600 jiwa hingga 24/3, termasuk di Iran, Irak, Lebanon; serangan Iran jangkau 10+ negara Teluk/Persia.

  • Saudi/UEA perkeras sikap, siap serang balik jika infrastruktur mereka diserang; lalu lintas tanker minim, produksi Arab dipangkas jutaan barel/hari.

Klaim Diplomasi yang Berlawanan

Trump tunda serang energi Iran demi "pembicaraan produktif"; klaim kesepakatan uranium, larangan pengayaan, dan pengelolaan Hormuz bersama. Iran bantah: Ghalibaf (Parlemen) tolak negosiasi via X, wakil parlemen sebut Trump "pembohong tanpa nurani"; juru bicara Esmaeil Baghaei konfirmasi peringatan via mediator, ancam respons tegas.

Araghchi telepon menteri luar negeri Turki, Oman, Pakistan dkk.; Pakistan tawarkan mediasi di Islamabad. Netanyahu: Siap serang lanjut di Iran/Lebanon (vs Hizbullah), meski Trump yakin Israel "senang" dengan kesepakatan.

Risiko & Respons Militer

Sekutu peringatkan: Serang infrastruktur picu kegagalan negara Iran, eskalasi balasan. Trump kirim 2.000 Marinir dari Jepang; Iran ancam ranjau Teluk Persia. Analis Fred Fleitz: Potensi "tipuan" Trump, walau harap akhiri operasi besar.

Konflik picu inflasi global, guncang pasar energi; mediator rahasia (Turki, Saudi, Oman) cari gencatan, tapi tuntutan Iran (ganti rugi, jaminan non-agresi) sulit diterima Trump-Netanyahu.

We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like

" />
Jumat, April 17, 2026 13:11:13 Jakarta, Indonesia