Jumat, Maret 13, 2026 8:42:52 Jakarta, Indonesia

ECB Diprediksi Pangkas Suku Bunga, Euro Auto Droop


ECB Diprediksi Pangkas Suku Bunga, Euro Auto Droop
ECB Diprediksi Pangkas Suku Bunga, Euro Auto Droop
606 views

EUR/USD terjun bebas, anjlok ke posisi terendah beberapa minggu karena Euro terus merosot menjelang pengumuman suku bunga Bank Sentral Eropa (ECB) pada hari Kamis. ECB secara luas diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar seperempat persen, atau 25 bps.

EUR/USD memperpanjang penurunannya pada hari Rabu, mencapai posisi terendah baru dua bulan di dekat 1,0860 dan menembus di bawah Simple Moving Average (SMA) 200-hari di 1,0872.

Di saat yang sama, Dolar AS terus menguat, mendorong Indeks Dolar AS (DXY) untuk kembali ke level di atas 103,50, yang terakhir terlihat di awal Agustus, bahkan ketika imbal hasil AS turun di berbagai tenor.

Reli dolar selama beberapa minggu terakhir didukung oleh notulen Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dari pertemuan 18 September, yang mengungkapkan bahwa “mayoritas besar” pembuat kebijakan mendukung pemangkasan 50 basis poin untuk melonggarkan kebijakan moneter. Namun, mereka tidak berkomitmen pada jadwal tertentu untuk pemangkasan di masa depan.

Meskipun begitu, kekuatan Greenback baru-baru ini juga didukung oleh nada hati-hati dari para pejabat Federal Reserve (Fed). Namun, sementara banyak pembuat kebijakan condong ke arah pemotongan 25 basis poin bulan depan, ada juga suara-suara yang tidak setuju seperti Gubernur FOMC Michelle Bowman dan Presiden Fed Atlanta Raphael Bostic, yang menyarankan Fed mungkin melewatkan pemotongan pada bulan November.

Selain itu, Presiden Fed San Francisco Mary Daly menegaskan bahwa “satu atau dua pemangkasan” tampaknya tepat, mengingat kondisi ekonomi AS yang lebih seimbang.

Sementara itu, FedWatch Tool dari CME Group menunjukkan bahwa pasar memperkirakan probabilitas 94% untuk pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan depan.

Di Eropa, Bank Sentral Eropa (ECB) secara luas diperkirakan akan menurunkan suku bunga kebijakannya sebesar 25 basis poin pada pertemuan tanggal 17 Oktober.

Inflasi zona euro, yang diukur dengan Harmonized Index of Consumer Prices (HICP), turun menjadi 1,8% dari tahun ke tahun di bulan September, di bawah target ECB. Dikombinasikan dengan pertumbuhan PDB yang stagnan, hal ini semakin memperkuat alasan untuk penurunan suku bunga ECB.

Karena Fed dan ECB mempertimbangkan langkah mereka selanjutnya, prospek EUR/USD akan bergantung pada tren makroekonomi. Perekonomian AS diperkirakan akan mengungguli Zona Euro, yang selanjutnya dapat meningkatkan USD.(rdt)

 

 

Sumber:FXstreet, Investing, Bloomberg...
 

We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like