- by admin
- Oct 17, 2024
Penasihat ekonomi utama Gedung Putih Kevin Hassett memperkirakan penutupan (shutdown) sebagian pemerintahan Amerika Serikat (AS) kemungkinan besar akan berakhir pekan ini.
Hassett yang menjabat sebagai Direktur Dewan Ekonomi Nasional mengatakan, jika kebuntuan politik di Kongres belum juga terpecahkan, pemerintahan Presiden AS Donald Trump dapat memberlakukan langkah-langkah yang lebih tegas. Tujuannya untuk menekan Partai Demokrat agar mau bekerja sama, lapor CNBC internasional, Selasa (21/10/2025).
Pernyataan itu muncul di tengah penutupan pemerintahan yang telah memasuki minggu ketiga, akibat perdebatan sengit antara Partai Republik dan Demokrat di Senat mengenai prioritas pendanaan federal.
Partai Republik mendorong resolusi jangka pendek untuk melanjutkan pendanaan dengan tingkat yang sama seperti sebelumnya. Sementara Partai Demokrat menuntut agar rancangan tersebut mencakup tambahan dana untuk perlindungan kesehatan, termasuk perpanjangan subsidi pajak dalam program Affordable Care Act (ACA) yang akan berakhir pada akhir tahun ini.
Upaya Partai Republik gagal lagi pada Senin (20/10/2025) malam, setelah rancangan undang-undang (RUU) tersebut hanya meraih 50 suara berbanding 43 di Senat yang menandai kegagalan ke-11 kalinya.
Menurut Hassett, beberapa anggota Senat dari Partai Demokrat menilai pembukaan kembali pemerintahan sebelum aksi protes nasional besar bertajuk “No Kings” pada akhir pekan nanti akan memberikan “kesan buruk” secara politik.
“Sekarang ada peluang besar bahwa pekan ini segalanya akan bergerak cepat. Demokrat moderat mungkin akan membuka kembali pemerintahan, dan setelah itu kami bisa bernegosiasi secara normal mengenai kebijakan apa pun yang mereka inginkan,” sambungnya.
“Saya pikir penutupan pemerintahan yang dipicu oleh Schumer kemungkinan akan berakhir pekan ini,” tukas Hassett. Ia merujuk pada Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer yang oleh Partai Republik dianggap bertanggung jawab atas krisis pendanaan ini.
Apabila kebuntuan berlanjut, kata Hassett, Gedung Putih bersama Direktur Anggaran Russell Vought akan mempertimbangkan langkah-langkah yang lebih keras untuk mendorong Partai Demokrat berunding.
Hingga kini, Schumer maupun Pemimpin Minoritas DPR Hakeem Jeffries belum memberikan tanggapan atas pernyataan tersebut.
Meski demikian, sejumlah jajak pendapat menunjukkan publik lebih banyak menyalahkan Trump dan Partai Republik atas terjadinya kebuntuan politik ini, serta menunjukkan dukungan kuat terhadap perpanjangan subsidi asuransi kesehatan ACA.
Schumer sebelumnya mengatakan kepada Punchbowl News, pihaknya telah mempersiapkan isu ini jauh hari. “Setiap hari situasi ini makin menguntungkan kami,” sebutnya.
Sementara itu, Pemimpin Mayoritas Senat John Thune mengatakan telah menawarkan pemungutan suara untuk memperpanjang subsidi pajak Obamacare sebagai imbalan pembukaan kembali pemerintahan. Namun tawaran itu tampaknya ditolak oleh para pemimpin Demokrat.
Beberapa anggota Demokrat bahkan meminta Trump untuk terlibat langsung dalam negosiasi. Namun menurut Hassett, Presiden Trump tetap aktif dalam proses ini, tetapi berpendapat bahwa persoalan ini harus diselesaikan oleh Senat.