- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas bertahan di kisaran $4.370 setelah mencapai rekor tertinggi baru di
dekat $4.380 pada awal sesi Asia hari Selasa. Para pedagang terus mencermati
perkembangan seputar penutupan pemerintah AS, prospek penurunan suku
bunga lebih lanjut oleh Federal Reserve, dan risiko kredit AS yang baru. Emas
spot diperdagangkan mendekati rekor tertinggi sepanjang masa di $4.379,76 per
troy ons, naik secara harian pada hari Selasa.
Ulasan Analisa Fundamental: Sentimen positif ekuitas global membatasi
potensi bullish jangka pendek XAU/USD, tetapi masalah politik dan perdagangan
yang mendasarinya membuat emas bertahan. Pelaku pasar mencermati
hubungan perdagangan Amerika Serikat (AS) - Tiongkok. Presiden AS Donald
Trump menuntut Beijing untuk membeli kedelai tambahan dan mengambil
tindakan terhadap fentanil untuk mengurangi ancaman pungutan tambahan.
Namun, Beijing tampaknya tidak terlalu khawatir. Menurut data yang dirilis pada
awal hari, Produk Domestik Bruto (PDB) Tiongkok naik 1,1% dalam tiga bulan
hingga September, melampaui ekspektasi pasar sebesar 0,8%. Angka tahunan
tersebut mencatat pertumbuhan yang sehat sebesar 4,8%, sesuai perkiraan.
Sementara itu, kalender ekonomi makro akan memantau informasi terkait data
inflasi Inggris Raya (UK), Kanada, dan AS terbaru. IHK AS akan dirilis terlepas
dari penutupan pemerintah pada hari Jumat.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Senin, harga emas kembali
naik menembus fibo retracement 61.8% ($4305) ke level $4381/onz di pasar AS.
Sementara pada pebukaan hari ini, harga emas bertahan di level tinggi dengan
menguji support $4352, $4337 hingga $4305. Naiknya emas menguji resistance
$4380*, $4395 hingga $4420. minggu ini pasar akan mengamati data CPI AS.
Range pasar diperkirakan dalam rentang $4305.50 hingga $4420.80.