Jumat, Maret 13, 2026 15:48:41 Jakarta, Indonesia

Gubernur BoJ: Suku Bunga Dapat Dinaikkan Bulan Ini


Gubernur BoJ: Suku Bunga Dapat Dinaikkan Bulan Ini
Gubernur BoJ: Suku Bunga Dapat Dinaikkan Bulan Ini
283 views

Bloomberg, Gubernur Bank of Japan (BOJ) Kazuo Ueda memberi sinyal paling jelas sejauh ini bahwa dewan bank sentral akan mengambil langkah bulan ini. Dia menekankan bahwa otoritas akan membuat keputusan yang tepat mengenai apakah akan menaikkan suku bunga atau tidak.

Berpidato di hadapan pemimpin bisnis lokal di Nagoya, Jepang tengah, Senin (1/12/2025), Ueda menjelaskan bank "akan mempertimbangkan pro dan kontra kenaikan suku bunga acuan dan mengambil keputusan yang tepat" dengan menganalisis kondisi ekonomi, inflasi, dan pasar keuangan di dalam dan luar negeri. Kenaikan suku bunga hanya akan menyesuaikan tingkat pelonggaran.

Menurut indeks swap semalam, pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sekitar 64%, saat bank sentral mengakhiri pertemuan kebijakan berikutnya pada 19 Desember. Persentase tersebut naik menjadi 90% untuk kenaikan suku bunga paling lambat Januari.

Yen sedikit menguat terhadap dolar AS, menyusul pernyataan Ueda. Menjelang pidatonya, imbal hasil obligasi dua tahun meroket ke level tertinggi sejak 2008 akibat meningkatnya spekulasi kenaikan suku bunga.

Menyoroti pertemuan kebijakan tertentu, Ueda mungkin mengindikasikan meningkatnya potensi tindakan suku bunga pada saat itu. Akhir Desember tahun lalu, gubernur berjanji akan menilai kondisi ekonomi secara cermat pada pertemuan berikutnya, ketika bank sentral akhirnya menaikkan biaya pinjaman.

"Menaikkan suku bunga acuan saat kondisi keuangan akomodatif adalah tentang proses melonggarkan pedal gas secara tepat untuk mencapai pertumbuhan ekonomi dan perkembangan harga yang stabil, bukan tentang mengerem aktivitas ekonomi," beber Ueda.

Gubernur BOJ berbicara setelah anggota dewan lainnya mengisyaratkan dukungan untuk mengerek suku bunga, dan setelah dua anggota yang menentang menyarankan langkah tersebut pada dua pertemuan terakhir.

Junko Koeda mengatakan normalisasi suku bunga harus dilakukan tanpa menentukan waktu. Sementara dalam wawancara dengan Nikkei, Kazuyuki Masu memandang waktu kenaikan suku bunga semakin dekat.

Bahkan, anggota yang dovish, Asahi Noguchi, pekan lalu melihat risiko meningkatnya keterlambatan dalam setiap perubahan kebijakan.

Nilai tukar yen mencapai 157,89 per dolar bulan lalu, level terendah sejak Januari, menambah kekhawatiran akan prospek mata uang itu yang akan meningkatkan biaya impor dan menambah tekanan inflasi yang membebani rumah tangga.

Itulah alasan utama mengapa sebagian besar pengamat BOJ memperkirakan Perdana Menteri (PM) Sanae Takaichi, yang biasanya mendukung pelonggaran moneter, akan menyetujui kenaikan suku bunga BOJ.

Kegagalan mengatasi krisis biaya hidup membuat Partai Liberal Demokratik yang berkuasa kalah dalam dua pemilihan nasional penting sebelum Takaichi menjadi PM. Bulan lalu, dia mengumumkan paket stimulus ekonomi terbesar sejak pembatasan pandemi dilonggarkan.

Ueda menekankan kebijakan moneter BOJ yang tepat—tidak terlalu lambat maupun terlalu cepat—sebagai pendekatan yang akan membantu ekonomi tumbuh secara berkelanjutan. 

Menyesuaikan tingkat akomodasi secara tepat akan diperlukan "untuk mengarahkan perekonomian Jepang ke jalur pertumbuhan jangka panjang, yang pada akhirnya akan membawa keberhasilan bagi upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah dan bank sentral sejauh ini," tukas Ueda.

We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like