- by admin
- Oct 17, 2024
Sebagian wilayah Teheran dan Provinsi Alborz lumpuh total akibat pemadaman listrik massal pasca-serangan rudal pada Minggu (29/3/2026), menandai eskalasi baru saat Iran plus proksinya (Houthi, Hizbullah) balas serang sekutu AS, berbarengan ribuan pasukan tambahan Washington membanjiri Timur Tengah.
Pengerahan Militer & Korban
Gugus tugas amfibi AS tiba, memicu kekhawatiran perang meluas ke bulan kedua. Korban: >4.500 tewas (75% di Iran, 1.200 Lebanon, puluhan Israel/Teluk, 13 tentara AS). Serangan AS-Israel hancurkan 11.000 target & 150 kapal Iran; IAEA konfirmasi rusak parah fasilitas nuklir Khondab. Houthi rudal Israel, Iran serang aluminium Bahrain/UEA; Saudi: 15 tentara AS luka, E-3 Sentry US$300 juta hancur.
Krisis Selat Hormuz
Iran ancam kuasai selat (1/5 minyak dunia), rencanakan undang-undang biaya lintas & dana regional (Fars News). Daniel Yergin (S&P Global): "Iran obarkan perang ekonomi dunia via kanal pribadi." Saudi alihkan 7 juta barel/hari via pipa East-West ke Yanbu (jangkauan Houthi); Pakistan dapat izin 20 kapal.
Diplomasi & Pernyataan Kunci
Pakistan siap host rundingan Iran-AS (Ishaq Dar), tapi stagnan. Trump tunda tenggat 6 April buka Hormuz atau hancurkan listrik Iran; tolak proposal 15 poin + tuntutan kompensasi Teheran. Ketua Parlemen Iran Ghalibaf (Tasnim): "Pasukan kami tunggu AS darat." Pemimpin baru Mojtaba Khamenei (Hamshahri) syukuri Irak, AS klaim luka parah. Netanyahu perluas zona Lebanon, tekad hancurkan Hizbullah.
Indikasi Global
Prancis gagalkan bom dekat Bank of America Paris (tied Timur Tengah). Washington Post: Pentagon siapkan operasi darat minggu-minggu fokus Hormuz. Mesir/Saudi/Turki/Pakistan dorong diplomasi, tapi Iran anggap kedok pengerahan AS.