- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas naik pada hari Senin, karena harapan akan potensi kesepakatan
perdamaian antara AS dan Iran menurunkan harga minyak, tetapi kenaikan
tersebut dibatasi oleh ekspektasi bahwa suku bunga mungkin tetap lebih tinggi
untuk waktu yang lebih lama guna melawan tekanan inflasi yang didorong oleh
sektor energi. harga emas spot melonjak 1,4% menjadi $4.573,31 per ons.
Selanjutnya pasar menunggu laporan data PCE AS sebagai panduan inflasi.
Ulasan Analisa Fundamental: Emas kesulitan memanfaatkan pergerakan
positif hari sebelumnya dan menarik penjual baru di dekat resistensi horizontal
$4.580 selama sesi Asia pada hari Selasa. Optimisme atas potensi kesepakatan
perdamaian AS-Iran ternyata berumur pendek di tengah perbedaan pendapat
besar mengenai program nuklir Teheran dan kebuntuan di Selat Hormuz. Lebih
lanjut, ekspektasi Fed yang agresif, didukung oleh kekhawatiran inflasi,
menghidupkan kembali permintaan Dolar AS dan memberikan tekanan pada
emas. Ekspektasi the Fed yang agresif membantu membatasi kerugian USD dan
menahan kenaikan lebih lanjut untuk logam mulia. Lebih lanjut, perbedaan
pendapat besar mengenai program nuklir Iran seharusnya membatasi
optimisme. Selain itu, spekulasi bahwa Federal Reserve AS akan menaikkan suku
bunga pada tahun 2026 dapat bertindak sebagai pendorong bagi dolar AS.
Selanjutnya pasar akan mengkinfirmasi melalui data PCE pekan ini.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Senin, di pasar AS harga
emas nampak naik terbatas ke level $4580/onz. Perkembangan negosiasi
lanjutan Iran dianggap positif. Prediksi naiknya suku bunga the Fed akhir tahun
ini, membatasi naiknya emas. Resistance emas selanjutnya di $4580, $4613
hingga $4651. Sementara turunnya emas menguji support $4528/onz, bila
terlewati, ke $4505, $4482. Emas hari ini, diperkirakan dalam range antara
$4613 hingga $4528.