Jumat, Maret 13, 2026 15:50:22 Jakarta, Indonesia

Data Ekonomi Yang Menjadi Fokus Pasar Pekan Ini


Data Ekonomi Yang Menjadi Fokus Pasar Pekan Ini
Data Ekonomi Yang Menjadi Fokus Pasar Pekan Ini
430 views

Inflasi AS Tetap Menjadi Fokus Jelang Petremuan The Fed

Setelah melihat perkembangan data ekonomi AS dan pernyataan dari pejabat
The Fed, peluang penurunan suku bunga 25 bps pada 10 Desember melonjak
dari sekitar 25% menjadi hampir 80%, menggerakkan pasar keuangan dengan
penurunan imbal hasil obligasi AS dan penguatan aset berisiko seperti saham dan
kripto. Perubahan ini dipicu oleh bergabungnya dua pejabat pesimis, termasuk
Ketua The Fed New York, John Williams. Namun, Ketua Powell menegaskan
keputusan Desember sulit tanpa data pasar tenaga kerja dan inflasi terbaru.
Data yang akan dirilis minggu ini sangat penting, terutama PMI manufaktur ISM
yang menunjukkan kontraksi sektor sejak Maret dan ketegangan antara tekanan
harga di sektor manufaktur dan jasa. PMI manufaktur turun, sedangkan PMI jasa
tetap tinggi yang bisa mengindikasikan inflasi berlanjut.
Laporan pekerjaan ADP pada Rabu penting karena laporan resmi NFP November
baru keluar 16 Desember. Data lain termasuk PHK Challenger dan inflasi PCE
September yang diperkirakan naik sedikit, dengan laporan produksi industri,
pesanan pabrik, dan sentimen konsumen juga akan dirilis.


Dolar Australia mungkin mengabaikan data PDB
Di Australia, data inflasi terbaru sangat menentukan bagi Bank Sentral Australia
(RBA) di mana ekspektasi penurunan suku bunga telah sepenuhnya menguap.
Indeks harga konsumen (IHK) naik 3,8% secara tahunan (y/y) di bulan Oktober,
lebih tinggi dari perkiraan, jauh di atas batas atas target RBA sebesar 3,0%.
Dikombinasikan dengan tanda-tanda pemulihan di pasar tenaga kerja, prospek
pemangkasan suku bunga RBA dalam waktu dekat sangat kecil. Oleh karena itu,
angka PDB kuartal ketiga yang akan dirilis pada hari Rabu kemungkinan besar
tidak akan banyak berpengaruh, meskipun hasilnya mengecewakan. Semntara
data yang menjadi fokus minggu ini, PMI dari Tiongkok pada hari Minggu, Senin
data manufaktur S&P Global, dan Rabu data jasa S&P Global.

Yen Berpeluang Menguat Karena Pemangkasan Suku Bunga The Fed, OPEC+ Tidak Berencana Pangkas Produksi
USD/JPY diperkirakan bergerak stabil, karena kebijakan moneter Fed dan Bank of
Japan diperkirakan sudah diantisipasi. Di sisi lain, pelonggaran The Fed dan
beberapa komentar hawkish yang tak terduga dari para pembuat kebijakan BoJ,
menguntungkan yen Jepang. Angka belanja modal yang direvisi pada hari Senin
untuk kuartal ketiga dari Jepang dan angka pengeluaran rumah tangga pada hari
Jumat untuk bulan Oktober dapat memberikan dukungan tambahan bagi yen jika
angka-angka tersebut memperkuat kemungkinan kenaikan suku bunga pada
bulan Desember. Sementara itu negara-negara OPEC+ secara luas diperkirakan
akan mempertahankan kuota produksi pada hari Minggu, menegaskan kembali
keputusan mereka untuk menghentikan sementara peningkatan produksi selama
tiga bulan pertama tahun 2026. Oleh karena itu, para pedagang minyak
kemungkinan akan lebih memperhatikan setiap perkembangan terbaru tentang
upaya pemerintahan Trump untuk mendorong Ukraina dan Rusia menyetujui
rencana perdamaian.

Data CPI Zona Euro Nampaknya Tidak Banyak Berpengaruh
Inflasi menjadi perhatian yang lebih kecil di Zona Euro di mana Bank Sentral
Eropa tidak berencana untuk menyesuaikan kebijakan dalam waktu dekat. Data
ini mendukung sikap netral ECB yang tegas. Tingkat IHK utama telah berkisar di
sekitar 2,0% sejak musim semi. Estimasi awal untuk November yang akan dirilis
pada hari Selasa diperkirakan akan mempertahankan gambaran yang datar,
dengan IHK utama tetap stabil di 2,1%. Pada hari Jumat, tidak ada perubahan
yang diantisipasi dalam estimasi revisi PDB Q3 ketika ekonomi tumbuh sebesar
0,2% q/q. Pesanan industri Jerman dan produksi industri Prancis mungkin juga
akan menggerakkan euro pada hari Jumat. Namun secara keseluruhan, kebijakan
Fed dan hubungan perdagangan AS-UE akan menjadi pendorong yang lebih
besar bagi mata uang tunggal ini dalam jangka pendek hingga menengah.


We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like