- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas turun ke kisaran $4.065 pada awal sesi Asia hari Senin. Emas
melanjutkan penurunan karena para pedagang membukukan keuntungan
menyusul reli panjang yang memecahkan rekor. Pertemuan antara Presiden AS
Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Korea Selatan pada hari
Kamis akan diawasi ketat. Para pedagang bergerak untuk mengunci keuntungan
karena emas diperdagangkan mendekati level tertinggi sepanjang masa.
Ulasan Analisa Fundamental: Selain itu, optimisme baru seputar
perundingan dagang AS-Tiongkok dan penguatan Dolar AS (USD) membatasi
aliran dana safe haven ke emas. Menteri Keuangan AS Scott Bessent
mengatakan pada hari Minggu bahwa AS dan Tiongkok telah menyepakati
kerangka kerja kesepakatan dagang potensial yang akan dibahas ketika Presiden
AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping bertemu akhir pekan ini.
Bessent lebih lanjut menyatakan bahwa ia memperkirakan Tiongkok akan
menunda implementasi rezim perizinan mineral tanah jarang dan magnetnya
selama satu tahun sementara kebijakan tersebut dipertimbangkan kembali. Di
sisi lain, data inflasi AS yang lebih lemah yang dirilis pada hari Jumat telah
memperkuat ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS (Fed).
Pasar memperkirakan hampir pasti bahwa The Fed akan menurunkan suku
bunga acuan pinjaman semalam sebesar 25 bps.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Jumat, harga emas naik
didukung oleh data inflasi yang dirilis lebih rendah dari perkiraan. Namun pada
pembukaan pasar Asia Senin emas tertekan mendekati level support $4058/onz
Karena optimisme kesepakatan dagang. Minggu ini FOMC Meeting akan menjadi
fokus. Support emas saat ini tertahan kuat di level $4037, $4010 hingga $3982.
Naiknya emas menguji resistance $4113*, $4134 hingga $4150. Range harga
diperkirakan dalam rentang $4037.50 hingga $4150.80.