- by admin
- Oct 17, 2024
Trump: Warsh Bisa Dorong Ekonomi AS Tumbuh 15%
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan keyakinannya bahwa Kevin Warsh, pilihannya untuk memimpin Federal Reserve (The Fed), mampu memacu pertumbuhan ekonomi hingga 15%. Pernyataan ambisius ini menegaskan tekanan besar yang akan dihadapi Warsh jika dikonfirmasi.
Dalam wawancara dengan Fox Business, Trump mengaku Warsh adalah "pilihan kedua" saat pencarian gubernur The Fed sebelumnya. Ia juga menyebut penunjukan Jerome Powell sebagai kesalahan besar.
"Jika Warsh melakukan pekerjaan sesuai kemampuannya, ekonomi kita bisa tumbuh 15%, menurut saya bahkan lebih," ujar Trump kepada pembawa acara Larry Kudlow dalam cuplikan yang tayang Senin (9/2). "Saya pikir dia akan bekerja luar biasa, dia orang sangat berkualitas."
Belum jelas apakah Trump merujuk pertumbuhan tahunan atau metrik lain. Sebagai konteks, ekonomi AS diproyeksi tumbuh 2,4% tahun ini, dengan rata-rata 2,8% selama lima dekade terakhir. PDB AS hanya capai 15% beberapa kali sejak 1950-an, termasuk kuartal III 2020 pasca-pandemi.
Trump menekankan keinginannya atas kandidat yang siap turunkan suku bunga. Ia bahkan bilang tak akan pilih Warsh jika kandidat itu dukung kenaikan suku bunga.
Komentar ini tunjukkan Trump bertaruh pada Warsh untuk pacu ekonomi jelang pemilu sela (midterm elections), yang historis sering rugikan presiden. Namun, ini juga jadi tantangan bagi Warsh jaga keseimbangan kebijakan.
Trump tampak tak khawatir inflasi, meski secara teori inflasi bakal melonjak jika pertumbuhan dekati 15%. Saat ini, inflasi AS masih tinggi.
Estimasi median The Fed Desember lalu proyeksikan hanya satu pemangkasan suku bunga di 2026, meski investor harap dua kali tahun ini.
Trump salahkan mantan Menteri Keuangan Steven Mnuchin yang desak pilih Powell. "Menteri Keuangan saya sangat menginginkannya," katanya. "Saya ragu, tapi terkadang dengar orang lain dan itu kesalahan besar."
Powell, yang diangkat ulang era Joe Biden, lama jadi sasaran kritik Trump. Trump konsisten dorong suku bunga rendah dan tantang independensi The Fed.
Langkah Trump tempatkan Warsh berpotensi terhambat. Senator Republik Thom Tillis dari North Carolina janji blokir konfirmasi The Fed selama penyelidikan terhadap Powell berlanjut.