Jumat, Maret 13, 2026 16:20:01 Jakarta, Indonesia

Pertumbuhan PDB Jepang Melambat Tajam Di Kuartal Ketiga, Yen Jepang Melemah


Pertumbuhan PDB Jepang Melambat Tajam Di Kuartal Ketiga, Yen Jepang Melemah
Pertumbuhan PDB Jepang Melambat Tajam Di Kuartal Ketiga, Yen Jepang Melemah
568 views

Ekonomi Jepang tumbuh sedikit lebih tinggi dari yang diperkirakan pada kuartal ketiga, meskipun pertumbuhan melambat tajam dari kuartal sebelumnya karena konsumsi swasta yang stabil hanya mengimbangi sebagian pelemahan di sektor-sektor lain. 

Product Domestik Bruto ( PDB) Jepang tumbuh 0,9% tahun ke tahun dalam tiga bulan hingga 30 September, data pemerintah menunjukkan pada hari Jumat. Angka ini lebih tinggi dari estimasi Bloomberg sebesar 0,7%, namun melambat tajam dari 2,2% yang terlihat pada kuartal sebelumnya, yang juga direvisi lebih rendah dari angka sebelumnya sebesar 2,9%.

PDB tumbuh 0,2% dari kuartal ke kuartal, tetapi melambat dari 0,5% pada kuartal sebelumnya. Angka kuartal sebelumnya juga direvisi sedikit lebih rendah.

Konsumsi Swasta sebagai komponen PDB tumbuh 0,9% q-o-q, jauh lebih tinggi dari ekspektasi 0,2% dan tetap stabil dari bulan sebelumnya. Pengeluaran swasta merupakan pendorong utama ekonomi selama kuartal ini, karena dorongan dari kenaikan upah yang terlihat di awal tahun terus terasa di seluruh negeri.

Namun, aspek-aspek lain dari perekonomian bernasib jauh lebih buruk, dengan Permintaan External sebagai komponen PDB turun 0,4% q-o-q, menandakan pelemahan ekspor Jepang.

Indeks Harga PDB Jepang juga tumbuh kurang dari yang diharapkan pada kuartal ketiga, mengindikasikan bahwa pertumbuhan inflasi melambat setelah kenaikan singkat di awal tahun.

Pembacaan pada hari Jumat mengindikasikan bahwa meskipun konsumsi swasta yang kuat, ekonomi Jepang masih menghadapi hambatan yang meningkat dari pelemahan di sektor-sektor utama lainnya, terutama para eksportir. Penguatan dalam USD/JPY, hingga kuartal ketiga, juga telah menekan para eksportir lokal, meskipun mata uang tersebut telah melemah secara substansial hingga bulan Oktober.

Angka PDB yang tidak terlalu baik juga menimbulkan keraguan apakah Bank of Japan memiliki cukup ruang untuk menaikkan suku bunga lebih lanjut, terutama dalam menghadapi ketidakpastian politik yang meningkat di negara tersebut setelah kekalahan Partai Demokratik Liberal dalam pemilu baru-baru ini.

Pemerintahan baru mana pun kemungkinan akan menghadapi lebih banyak tekanan untuk mendukung perekonomian.

We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like