Jumat, Maret 13, 2026 15:53:25 Jakarta, Indonesia

Pertemuan Vladimir Putin - Utusan AS, Nampaknya Memberi Selangkah Lebih Maju


Pertemuan Vladimir Putin - Utusan AS, Nampaknya Memberi Selangkah Lebih Maju
Pertemuan Vladimir Putin - Utusan AS, Nampaknya Memberi Selangkah Lebih Maju
358 views

Bloomberg, Kremlin mengatakan Presiden Vladimir Putin menggelar pembicaraan “sangat berguna” dengan dua utusan AS, Steve Witkoff dan Jared Kushner, meski kedua pihak belum mencapai kesepakatan mengenai rencana untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina.

Negosiasi yang berlangsung hampir lima jam itu berlangsung “konstruktif dan sangat informatif,” namun “kompromi belum tercapai” terkait isu krusial penguasaan wilayah, ujar penasihat kebijakan luar negeri Kremlin, Yuri Ushakov, kepada wartawan di Moskow. “Beberapa usulan dari Amerika terlihat cukup dapat diterima, tetapi masih perlu dibahas. Beberapa rumusan yang diajukan tidak bisa kami terima, jadi pembahasan akan terus berlanjut.”

Ushakov menambahkan bahwa kemungkinan pertemuan antara Putin dan Presiden AS Donald Trump "akan bergantung pada kemajuan apa yang dicapai." Rusia menerima empat dokumen dari AS selain proposal perdamaian awal, dan kedua belah pihak menyatakan kesediaan untuk terus melanjutkan pembahasan. "Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan baik di Moskow maupun Washington," ujarnya.

Menurut laporan kantor berita RIA Novosti, Witkoff meninggalkan Kremlin menuju kedutaan AS di Moskow setelah pertemuan. Utusan Kremlin Kirill Dmitriev, yang ikut hadir, menyebut pembicaraan itu produktif dalam unggahan di media sosial.

Pertemuan Putin dengan Witkoff dan Kushner — menantu Trump — ini mengikuti negosiasi sebelumnya antara pejabat AS dan Ukraina di Florida untuk membahas proposal penyelesaian perang yang sudah berlangsung hampir empat tahun. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy pada Selasa menggelar pertemuan dengan tim negosiasinya di Irlandia untuk mendapatkan “penjelasan rinci” mengenai pembicaraan di Florida.

Menjelang pertemuan di Kremlin, Putin mengancam akan menyerang kapal-kapal negara pendukung Ukraina jika rentetan serangan terhadap armada tanker Rusia dalam sepekan terakhir tak dihentikan. “Apa yang dilakukan angkatan bersenjata Ukraina saat ini adalah pembajakan,” kata Putin kepada wartawan di Moskow.

Zelenskiy mengatakan ia menunggu hasil pertemuan di Moskow. “Saya siap menerima semua sinyal, siap bertemu dengan Presiden Trump — semuanya bergantung pada pembicaraan hari ini,” ujarnya di Dublin. “Dialog bisa berlanjut, tetapi hasil tetap dibutuhkan.”

Di tengah kekhawatiran Eropa bahwa rencana AS berisiko memberi hadiah atas agresi Rusia dengan memaksa Kyiv menerima kesepakatan yang berat sebelah, Zelenskiy mengatakan selama kunjungan ke Paris pada Senin bahwa versi terbaru proposal “terlihat lebih baik.” Di sana ia bertemu dengan Witkoff dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Putin sebelumnya pada Selasa (2/12) menuduh para pemimpin Eropa merusak upaya perdamaian dengan meminta perubahan “yang tak bisa diterima.”

Witkoff, yang bertemu Putin untuk keenam kalinya tahun ini, mempromosikan rencana awal berisi 28 poin yang muncul bulan lalu dan disusun bersama Dmitriev. Proposal itu membuat pejabat Ukraina dan Eropa terkejut karena mencantumkan tuntutan Rusia atas konsesi yang telah berulang kali ditolak Kyiv.

Sebuah panggilan telepon pada 14 Oktober antara Witkoff dan Ushakov menunjukkan bahwa utusan AS itu mengusulkan agar mereka bekerja sama menyusun rencana mengakhiri perang di Ukraina dengan model serupa kesepakatan damai Gaza yang dirancang Trump, berdasarkan rekaman percakapan yang ditinjau dan ditranskripsi oleh Bloomberg. Ushakov dan Dmitriev juga membahas rencana tersebut dalam panggilan telepon 29 Oktober.

Zelenskiy mengatakan kepada wartawan bahwa Witkoff “sangat dipersilakan datang ke Ukraina,” namun ia belum yakin apakah delegasi AS “memang akan ke sana dalam waktu dekat.”

Trump telah mendorong Rusia dan Ukraina untuk menghentikan pertempuran di garis front yang ada sebagai bagian dari inisiatif perdamaian. Setelah bertemu Putin di Alaska pada Agustus, Trump membatalkan rencana KTT kedua di Budapest pada Oktober setelah AS menyimpulkan Moskow belum siap melakukan perubahan substansial atas tuntutan maksimalnya untuk mengakhiri perang.

Zelenskiy berulang kali menyatakan bahwa ia siap menyetujui gencatan senjata.

We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like