- by admin
- Oct 17, 2024
Harga minyak turun tajam pada Selasa karena pasar lebih fokus pada peluang pembicaraan gencatan senjata baru di Timur Tengah dan data PPI AS yang lebih lemah dari perkiraan. Brent turun 4% ke US$95,37 per barel, sementara WTI anjlok 6,5% ke US$92,67 per barel.
Blokade AS di Selat Hormuz memasuki hari kedua, tetapi pasar menilai langkah itu lebih sebagai taktik الضغط untuk mendorong Iran kembali berunding daripada eskalasi baru.
Tidak ada kapal yang berhasil melewati blokade pada 24 jam pertama, dan enam kapal dagang diminta kembali ke pelabuhan Iran.
Trump mengatakan pembicaraan lanjutan mungkin terjadi dalam dua hari ke depan, sementara Pakistan disebut siap memfasilitasi dialog berikutnya.
IEA memangkas prospek permintaan minyak global, dan data PPI AS yang jauh di bawah ekspektasi ikut meredakan kekhawatiran inflasi.
Intinya, harga minyak melemah karena sentimen pasar membaik saat peluang diplomasi meningkat, meski risiko gangguan pasokan dari Selat Hormuz belum sepenuhnya hilang.