- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas naik ke level $3.423 pada Kamis, didukung keyakinan pasar bahwa
Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga pada pertemuan September.
Peluang pemangkasan suku bunga diperkirakan mencapai 87% menurut CME
FedWatch. Pernyataan dovish Presiden Fed New York, John Williams, yang
menyarankan suku bunga perlu didorong ke posisi netral dan membuka
kemungkinan pemangkasan, melemahkan Dolar AS dan menguntungkan emas.
Ulasan Analisa Fundamental: Investor kini menanti data inflasi PCE AS yang
dijadwalkan rilis Jumat, yang dapat menentukan arah kebijakan The Fed
selanjutnya. Harga emas menghadapi resistensi kuat di kisaran $3.423, dengan
sentiment positif didorong oleh kekhawatiran atas independensi Federal Reserve
yang terganggu setelah Presiden Trump memecat Gubernur Fed Lisa Cook, yang
menyiapkan gugatan hukum atas pemecatan tersebut.
Namun, jika data PCE menunjukkan inflasi lebih kuat dari perkiraan, bisa muncul
pertanyaan apakah The Fed akan tetap mampu memangkas suku bunga pada
September, sehingga menahan kenaikan harga emas lebih jauh. Secara
keseluruhan, harga emas saat ini dipengaruhi kombinasi antara ekspektasi
pemangkasan suku bunga, data inflasi yang akan datang, dan ketidakpastian
politik terkait kebijakan moneter AS. Di sisi lain, terkait dengan kebijakan tarif
dagang yang masih tidak menentu terhadap beberapa negara membebani dolar.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Rabu, harga emas koreksi di
pasar Asia, namun melanjutkan kenaikan di pasar AS. Nampaknya hari ini, trend
bullish masih berlanjut dengan resistance $3405, namun bila terlewati area
tersebut, emas berpeluang melanjutkan kenaikan menguji $342 hingga $3435
(Daily triangle). Di sisi lain, penurunannya menguji support $3386, $3383 hingga
$3371. Range pergerakan pasar diperkirakan dalam rentang antara $3383.50
hingga $3422.20.