- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas melonjak di atas $4.600 pada Rabu pagi, pulih lebih lanjut dari level
terendah lebih dari satu bulan, sekitar $4.500 yang dicapai awal pekan ini. Dolar
AS berada di bawah tekanan jual di tengah optimisme terbaru atas potensi
kesepakatan perdamaian AS-Iran. Selain itu, penurunan harga minyak mentah
meredakan kekhawatiran inflasi dan meredam spekulasi terhadap kebijakan The
Fed yang lebih agresif.
Ulasan Analisa Fundamental: Pasangan XAU/USD jatuh menuju $4.500
karena harapan akan kesepakatan berkurang, sementara kekhawatiran tentang
pelanggaran gencatan senjata meningkat setelah berita bahwa Iran menyerang
fasilitas minyak di Uni Emirat Arab (UEA). Suasana berbalik setelah Amerika
Serikat (AS) melalui Donald Trump mengentikan oprasi selat Hormuz. Selain itu
trump juga mengatakan bahwa kesepakatan negosiasi dengan Iran telah
mendekati kesepakatan final. Dari data ekonomi, Penurunan korektif USD yang
dimulai di Asia dipercepat selama jam perdagangan Amerika, setelah rilis data
AS. Indeks Manajer Pembelian Jasa ISM (PMI) menunjukkan sektor tersebut
kehilangan momentum pada bulan April, dengan indeks tercetak di 53,6, turun
dari 54 yang tercatat pada bulan Maret. Dolar AS juga melemah karena kinerja
saham yang solid, dibantu oleh laporan pendapatan, dan harga minyak mentah
yang stabil. pasar akan menanti laporan data NFP AS hari Jumat.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Selasa, berbalik dari tekanan,
setelah Trump Mneghentikan oprasi selat Hormuz. Harga emas naik ke level
$4647 pada pasar Asia hari Rabu. Ketegangan mereda di selat Hormuz, harga
minyak turun tajam. Minggu ini data NFP akan dirilis. Naiknya emas nampak
menguji resistance $4670, $4702 hingga $4740. Sementara turunnya harga
emas terbatas di level support $4546/onz, bila terlewati, melanjutkan ke $4530,
$4500. Emas hari Kamis, diperkirakan dalam range antara $4546 hingga $4740.