- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas turun dalam perdagangan Asia pada hari Kamis, mengakhiri
kenaikan selama empat sesi berturut-turut karena investor bereaksi terhadap
sinyal eskalasi baru dari Presiden AS Donald Trump terkait konflik Iran. Harga
emas spot terakhir turun 1,4% menjadi $4.693,12 per ons di sesi Asia hari
Kamis, setelah sebelumnya naik hingga $4.800,58/oz. pernyataan Trump Terkait
Keinginan Iran untuk gencatan senjata disangkal negara tersebut.
Ulasan Analisa Fundamental: Kontrak emas berjangka AS turun hampir 2%
menjadi $4.721,80/oz. Sentimen berubah setelah Trump mengatakan dalam
pidato yang disiarkan televisi bahwa AS akan meningkatkan operasi militer
terhadap Iran selama "dua hingga tiga minggu ke depan," menegaskan kembali
pendirian Washington untuk mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir.
"Kita akan menghantam mereka dengan sangat keras dalam dua hingga tiga
minggu ke depan. Kita akan membawa mereka kembali ke Zaman Batu tempat
mereka seharusnya berada," kata Trump. Pernyataan tersebut menandai
pembalikan dari komentar sebelumnya minggu ini, ketika Trump mengatakan AS
dapat meninggalkan Iran dalam jangka waktu yang sama, bahkan tanpa
perjanjian formal. Harga minyak Kembali naik karena berita tersebut,
kekhawatiran inflasi kembali menyulut naiknya suku bunga. Investor juga
menunggu data pekerjaan AS pada hari Jumat untuk mendapatkan petunjuk
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Rabu, harga emas
melanjutkan rebound ke level $4800/onz, trend bullish berbalik. Tekanan
terhadap emas kembali terjadi setelah Trum ungkapkan akan serang Iran
dengan sangat keras. Turunnya emas mengiji support $4650/onz, bila terlewati,
maka dapat melanjutkan penurunan ke level $4600, $5463 hingga $4529. Di sisi
lain, kenaikan menguji resistance $4723, $4760 hingga $4805. Emas
diperkirakan bergerak dalam range $4500 hingga $4800.