- by admin
- Oct 17, 2024
Dolar AS menunjukkan performa yang beragam minggu ini terhadap mata uang utama lainnya, dipicu oleh ketidakpastian yang ditimbulkan oleh strategi tarif Presiden AS Donald Trump. Pada hari Selasa, Trump mengumumkan tarif 50% untuk baja dan aluminium yang diimpor dari Kanada, namun kemudian mundur setelah provinsi Ontario menangguhkan biaya tambahan 25% untuk listrik yang dikirim ke beberapa negara bagian utara AS. Meskipun demikian, tarif 25% untuk baja dan aluminium mulai berlaku pada hari Rabu, di mana Kanada dan Uni Eropa merespons dengan tindakan balasan pada hari Kamis.
Eskalasi lebih lanjut masih mungkin terjadi, dengan potensi kenaikan bea masuk menjadi 50% yang membayangi pasar. Tanggal 2 April menjadi momen kritis untuk pemberlakuan tarif baru tersebut. Di sisi lain, pasar saat ini memperkirakan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) sebesar 72 basis poin tahun ini, lebih tinggi dibandingkan dengan perkiraan 50 basis poin dari Fed sendiri. Pertemuan FOMC yang dijadwalkan pada hari Kamis pukul 01.00 WIB akan menjadi fokus utama pasar, di mana proyeksi ekonomi dan "dot plot" baru akan diperhatikan.
Selama sesi Asia pada hari Rabu, Bank of Japan (BoJ) akan mengumumkan keputusan suku bunga. Pada pertemuan pertamanya di tahun 2025, BoJ menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 0,5%. Data terbaru menunjukkan tren pertumbuhan upah yang solid, dengan inflasi konsumen meningkat menjadi 4,0% tahun-ke-tahun dari 3,6% di bulan Desember. Namun, pasar memperkirakan bahwa BoJ akan mengubah kebijakannya paling cepat pada pertemuan bulan Mei atau Juli.
Pada hari Kamis, Swiss National Bank (SNB) dan Bank of England (BoE) akan mengadakan pertemuan untuk membahas kebijakan suku bunga. SNB baru-baru ini memangkas suku bunga sebesar 50 basis poin, dan ketidakpastian terkait kebijakan tarif Trump dapat mendorong bank sentral untuk melakukan pemangkasan tambahan sebesar 25 basis poin minggu ini.
Sementara itu, BoE juga akan melakukan pertemuan dengan agenda kebijakan moneter. Meskipun tidak ada rencana perubahan suku bunga saat ini, BoE siap melakukan pemangkasan jika diperlukan. Pada pertemuan sebelumnya, BoE menurunkan proyeksi pertumbuhan dan menaikkan perkiraan inflasi. Yang mengejutkan adalah dua anggota memilih untuk memotong suku bunga sebesar 50 basis poin, termasuk Catherine Mann yang biasanya hawkish.
Di tempat lain, angka CPI Kanada untuk bulan Februari dan penjualan ritel untuk bulan Januari akan dirilis pada hari Selasa dan Jumat. Minggu ini, Bank of Canada (BoC) memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, memperingatkan bahwa negara tersebut menghadapi "krisis baru" akibat tarif Trump. Para pelaku pasar memperkirakan penurunan suku bunga lebih lanjut pada keputusan bulan April jika data menunjukkan hasil yang lebih lemah dari perkiraan.
Laporan PDB Q4 Selandia Baru dan data ketenagakerjaan Australia bulan Februari juga akan menjadi perhatian utama, dengan kedua laporan dijadwalkan rilis pada sesi Asia hari Kamis.