- by admin
- Oct 17, 2024
EUR/USD melemah dan turun ke bawah 1.0500 setelah ECB memangkas suku bunga sebesar 25 bps.
ECB menahan diri untuk tidak melakukan jalur pemangkasan suku bunga yang telah ditentukan sebelumnya.
Tidak ada kejutan dalam data CPI AS yang memperkuat spekulasi pemangkasan suku bunga The Fed untuk pertemuan minggu depan.
EUR/USD menyegarkan level terendah mingguan di sekitar 1,0470 di sesi Amerika hari Kamis setelah pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) dimana bank sentral menurunkan suku bunga Fasilitas Simpanan sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 3%, seperti yang diharapkan. Demikian pula, Main Refinancing Operations Rate diturunkan 25 bps menjadi 3,15%. Ini adalah penurunan suku bunga 25 bps ketiga kalinya secara berturut-turut oleh ECB dan yang keempat di tahun ini.
Para trader telah memperhitungkan penurunan suku bunga sebesar 25 bps karena tekanan harga di zona euro tampaknya terkendali dan ekonomi terus memburuk.
Euro (EUR) diperkirakan akan tetap berada di bawah tekanan karena pernyataan dovish dari Presiden ECB Christine Lagarde dalam konferensi pers. Lagarde mengakui bahwa para pejabat mendiskusikan penurunan suku bunga sebesar 50 bps. Ia mengatakan, “Risiko terhadap pertumbuhan cenderung ke sisi negatifnya” karena “gesekan perdagangan (dengan Amerika Serikat) dapat membebani pertumbuhan.” Bank sentral terus menahan diri untuk tidak berkomitmen pada jalur penurunan suku bunga yang telah ditentukan sebelumnya.
Staf ECB melihat inflasi utama rata-rata 2,4% pada 2024, 2,1% pada 2025, 1,9% pada 2026, dan 2,1% pada 2027. Namun, Lagarde menyebutkan, “Tarif AS tidak dimasukkan ke dalam proyeksi ECB.”
Dari sisi politik, Kanselir Jerman Olaf Scholz mengajukan permintaan mosi tidak percaya pada 16 Desember kepada Presiden Bundestag, Bärbel Bas, yang merupakan prekursor yang diperlukan untuk menyelenggarakan pemilihan umum pada 23 Februari 2025, demikian Euronews melaporkan. Pemerintahan Jerman runtuh setelah Scholz memecat Menteri Keuangan Christian Lindner, membubarkan koalisi tiga partai.