- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas terkoreksi ke sekitar $2.675, namun Kembali bergerak stabil di area $2685 pada perdagangan sesi Asia hari Jumat setelah turun dari level tertinggi lima minggu di sesi sebelumnya. Selanjutnya semua mata akan tertuju pada keputusan suku bunga Federal Reserve AS minggu depan. Yang akan menentukan kemana arah kebijakan moneter the Fed selanjutnya. Di sisi lain, laporan inflasi masih memberi gambaran peningkatan.
Ulasan Analisa Fundamental: Spot Emas berada di bawah tekanan jual pada hari Kamis, diperdagangkan di sekitar $2.680 per troy ons. Dolar AS (USD) mengumpulkan momentum di awal sesi Amerika setelah rilis data Amerika Serikat (AS) yang suram kendati inflasi dilaporan meningkat. Negara ini melaporkan bahwa Klaim Pengangguran Awal untuk pekan yang berakhir pada 6 Desember meningkat menjadi 242 ribu, lebih buruk dari 220 ribu yang diperkirakan dan di atas 225 ribu sebelumnya. Selain itu, Indeks Harga Produsen (PPI) bulan November lebih tinggi daripada yang diantisipasi, naik 3,4% secara tahunan dibandingkan dengan ekspektasi 3,2% dan 3,1% sebelumnya. Berita ini mendorong antisipasi pasar terhadap keputusan bank sentral AS terkait suku bunga minggu depan. Selain itu, BOJ dan BOE juga akan mengagendakan pertemuannya minggu depan dengan rencana peningkatan suku bunga BOJ dan penurunan untuk BOE.
Ulasan Analisa Teknikal: Secara teknikal, XAU/USD berisiko memperpanjang penurunannya, meskipun grafik harian masih bullish. Dalam waktu dekat, dan menurut grafik 4 jam, XAU/USD masih berpeluang menguji support $2650. semntara naiknya terlihat terbatas di level resistance: $2.693,70, $2.704,35, $2.722,60. Keberlanjutan penurunan dapat menguji support: $2.675,30, $2.662,50, $2.650,40. pergerakan pasar diperkirakan dalam range antara $2698.00 hingga $2650.30.