Jumat, Maret 13, 2026 8:43:49 Jakarta, Indonesia

Emas Kembali Menyentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa Melewati $3.030 Kendati Fokus Pasar Pada Pertemuan Fed


Emas Kembali Menyentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa Melewati $3.030 Kendati Fokus Pasar Pada Pertemuan Fed
Emas Kembali Menyentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Masa Melewati $3.030 Kendati Fokus Pasar Pada Pertemuan Fed
466 views

Harga emas melonjak melewati $3.000, mencapai rekor tertinggi di tengah-tengah tarif balasan Trump dan ketidakpastian geopolitik.
Ketegangan di Timur Tengah meningkat, dengan permusuhan Israel-Hamas yang baru menambah kenaikan 15% year-to-date emas.
Para trader bertaruh pada penurunan suku bunga Fed pada bulan Juni, karena penurunan imbal hasil Treasury AS dan pelemahan Dolar AS mendukung tren naik emas.
Harga emas meroket melewati angka $3.000 dan mencapai rekor tertinggi $3.038 pada hari Selasa di tengah ketidakpastian tentang tarif balasan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang akan diberlakukan pada 2 April, sementara para pedagang menantikan keputusan kebijakan moneter Federal Reserve (Fed). XAU/USD diperdagangkan di $3.037, naik 1,20%.

Risk appetite masih memburuk, meskipun pembicaraan antara Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin meredakan beberapa tekanan trader dengan Putin menyetujui penghentian serangan terhadap fasilitas energi Ukraina selama 30 hari, menurut Reuters. Meskipun demikian, reli Bullion berlanjut dengan logam mulia ini naik lebih dari 15% pada tahun ini.

Permusuhan di Timur Tengah antara Israel dan Hamas memicu kenaikan XAU/USD, karena serangan Israel menewaskan lebih dari 400 orang di Gaza, mengancam gencatan senjata selama dua bulan, demikian ungkap Reuters.

Dari sisi data, jadwal ekonomi AS mengungkapkan bahwa Produksi Industri meningkat di bulan Februari. Sebaliknya, data perumahan beragam, dengan Izin Mendirikan Bangunan jatuh dari tebing, sementara Housing Starts naik tajam, ungkap Biro Sensus AS.

Menurut FedWatch Tool dari CME Group, para trader memperkirakan bahwa the Fed akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Rabu. Namun, mereka melihat hampir 66% peluang penurunan suku bunga pada bulan Juni.

Sementara itu, Bullion terus naik, didukung oleh penurunan imbal hasil Treasury AS dan melemahnya Dolar AS. Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun turun satu basis poin menjadi 4,183%. Di saat yang sama, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja dolar terhadap sekeranjang enam mata uang, turun 0,17% menjadi 103,23.

Ringkasan penggerak pasar harian: Harga emas siap untuk memperpanjang reli karena imbal hasil riil jatuh
Imbal hasil riil AS, yang diukur dengan imbal hasil Treasury Inflation-Protected Securities (TIPS) bertenor 10 tahun, yang berkorelasi terbalik dengan harga Emas, turun satu setengah bps ke 1,985% melalui Reuters.
Produksi Industri AS meningkat 0,7% MoM di bulan Februari, melebihi perkiraan 0,2% dan berakselerasi dari kenaikan 0,3% di bulan Januari, didorong oleh produksi kendaraan bermotor yang kuat.
Data perumahan bervariasi di bulan Februari. Izin Mendirikan Bangunan turun 1,2%, turun dari 1,473 juta menjadi 1,456 juta. Housing Starts melonjak 11,2%, naik dari 1,35 juta menjadi 1,501 juta, mengindikasikan kekuatan dalam aktivitas konstruksi.


Pasar uang telah memperhitungkan pelonggaran suku bunga The Fed sebesar 61 basis poin pada tahun 2025, yang membuat imbal hasil obligasi AS jatuh bersamaan dengan mata uang Amerika.
Prospek teknikal XAU/USD: Harga emas menaklukkan $3.000 dan akan berakhir di atas level tersebut
Harga emas bias ke atas, siap untuk menantang harga yang lebih tinggi di atas level tertinggi YTD saat ini di $3,038. Jika pembeli melewati level tersebut, mereka dapat menguji level $3.050 dan $3.100. Perlu dicatat bahwa Relative Strength Index (RSI) telah jenuh beli. Namun, kekuatan tren mengisyaratkan bahwa angka “paling ekstrem” adalah 80; oleh karena itu, XAU/USD dapat melanjutkan tren yang lebih tinggi.

Sebaliknya, jika Bullion turun di bawah $3.000, support pertama adalah level tertinggi harian 20 Februari di $2.954, diikuti oleh angka $2.900.

We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like