- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas tertekan pada penutupan hari Rabu karena Fed mempertahankan
suku bunga acuan di tengah sementara banyak pejabat melihat kemungkinan
kenaikan suku bunga tahun ini. harga emas spot turun 1,7% menjadi
$4.258,21/oz. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), dalam keputusan
pertamanya di bawah kepemimpinan ketua baru Kevin Warsh, mempertahankan
suku bunga dana federal di 3,50%-3,75%.
Ulasan Analisa Fundamental: Pasar telah melihat peningkatan ekspektasi
kenaikan suku bunga menyusul kekhawatiran inflasi terkait konflik Iran.
Komentar Presiden Donald Trump semakin menekan harga logam mulia setelah
ia menyatakan pekan ini bahwa kesepakatan dengan Iran belum final. Ia
mengatakan dapat memulai kembali kampanye pengeboman jika tidak puas
dengan hasilnya. Warsh, yang mengambil alih jabatan ketua Fed bulan lalu, juga
mengumumkan pembentukan lima gugus tugas untuk meninjau fungsi inti bank
sentral. Gugus tugas tersebut akan memeriksa komunikasi Fed, neraca, dan
kerangka kerja yang digunakan untuk memahami inflasi. Keputusan suku bunga
menandai pergeseran dari langkah-langkah kebijakan baru-baru ini. Keputusan
hari Rabu menandakan suku bunga dapat tetap pada level saat ini hingga masa
mendatang. Di sisi lain, solidnya laporan data Retail Sales AS mendukung
kebijakan moneter the Fed yang condong ketat.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Kamis, di pasar Asia harga
emas turun ke $4219, kendati belum merubah trend naiknya. hawkish the Fed
menahan laju naiknya emas, namun sentiment positif timur tengah nampaknya
dapat mendorong emas terjaga naik. Resistance emas saat ini di $4355, $4380
hingga $4402. Sementara turunnya emas menguji support $4245/onz, $4219,
$4200. Emas hari ini, diperkirakan bergerak dalam range antara $4245 hingga
$4380.