- by admin
- Oct 17, 2024
Bank of Canada (BoC) dijadwalkan kembali memotong suku bunga pada 29
Oktober 2025 sebesar 25 basis poin menjadi 2,25%, setelah sebelumnya
memangkas suku bunga pada September menjadi 2,5%. Pemotongan ini
dilakukan untuk mendukung ekonomi yang lemah akibat tekanan tarif dari
Amerika Serikat yang menghambat ekspor Kanada dan menyebabkan kontraksi
ekonomi 1,6% pada kuartal kedua. Meskipun inflasi di Kanada meningkat lebih
tinggi dari perkiraan pada September, mayoritas ekonom memperkirakan BoC
akan melanjutkan pelonggaran kebijakan moneternya.
Gubernur BoC, Tiff Macklem, menekankan bahwa para pembuat kebijakan kini
lebih fokus pada risiko ekonomi dan ketidakpastian yang dibawa oleh ketegangan
perdagangan dengan AS, terutama sesudah Presiden Trump mendadak
mengakhiri perundingan dagang. Tren penguatan dolar Kanada sejak April
diperkirakan masih berlanjut, namun BoC akan berhati-hati sebelum
mengesampingkan kemungkinan pemotongan suku bunga lebih lanjut.
Kemenangan Takaichi Menjadi Dilema Bagi BoJ
Penunjukan Sanae Takaichi sebagai Perdana Menteri Jepang menimbulkan
dilema bagi BoJ menjelang keputusan kebijakan mereka pada akhir Oktober
2025. Takaichi mendukung pengeluaran pemerintah besar dan kebijakan
moneter akomodatif ala Abenomics, yang membuat BoJ harus berhati-hati dalam
menaikkan suku bunga. Meskipun inflasi masih di atas target 2% dan ekonomi
Jepang semakin optimistis, BoJ kemungkinan akan menahan suku bunga pada
pertemuan mendatang untuk menyesuaikan dengan kebijakan fiskal pemerintah
baru. Gubernur BoJ, Kazuo Ueda, menyatakan bahwa keputusan kenaikan suku
bunga akan bergantung pada data ekonomi terbaru dan probabilitas tercapainya
target pertumbuhan dan inflasi. Banyak ekonom memperkirakan BoJ hanya akan
memberikan sinyal kenaikan tanpa tindakan drastis di Oktober.