- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas naik hingga sekitar $4.800 pada sesi awal Asia hari Rabu. Para
pedagang akan memantau perkembangan dari Davos, di mana Trump akan
bertemu dengan beberapa negara untuk membahas masalah Greenland. Pasar
memperkirakan penurunan suku bunga berikutnya akan terjadi pada bulan Juni,
dengan pelonggaran lain yang akan menyusul pada kuartal keempat. Hal itu
terjadi di tengah semakin memanasnya tensi geopolitik AS – Eropa.
Ulasan Analisa Fundamental: Logam mulia ini memperpanjang reli dan siap
untuk mencapai rekor tertinggi lainnya di tengah ketidakpastian politik dan
ekonomi. Pidato Presiden AS Donald Trump di Forum Ekonomi Dunia di Davos,
Swiss, akan menjadi sorotan pada hari Rabu. Para pedagang terus berbondongbondong membeli aset safe-haven di tengah ketegangan antara AS dan Eropa
terkait Greenland. Presiden AS Donald Trump pada akhir pekan lalu mengancam
akan mengenakan tarif pada delapan negara Eropa yang menentang rencananya
untuk mengambil alih kendali Greenland. BBC melaporkan pada hari Rabu bahwa
Parlemen Eropa berencana untuk menangguhkan persetujuan kesepakatan
perdagangan AS yang disepakati pada bulan Juli. Penangguhan tersebut
dijadwalkan akan diumumkan di Strasbourg, Prancis, pada hari Rabu. Eskalasi
ketegangan antara AS dan Eropa dapat meningkatkan aset safe-haven
tradisional seperti emas dalam jangka pendek.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Selasa, emas bergerak naik
menyentuh harga tertingginya di level $4766. di pasar Asia hari Rabu harga
emas melanjutkan kenaikan ke level $4836/onz oleh kekhawatiran semakin
memanasnya geopolitik global. Naiknya emas nampaknya menguji resistance
$4836, $4855, hingga $4881. sementara itu, koreksi emas tertahan kuat di level
support $4757/onz, bila break, perlu diwaspadai target $4737 hingga $4711.
Emas diperkirakan dalam rentang antara $4757 hingga $4881.