- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas melemah ke kisaran $4.210 pada sesi Asia awal hari Rabu. The Fed
diperkirakan akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada hari
Kamis dini hari pukul 02.00 WIB. Permintaan yang kuat dari bank-bank sentral
utama mungkin akan membantu membatasi penurunan harga emas. Pasar
nampaknya telah mengantisipasi pemangkasan suku bunga. Sementara fokus
pasar adalah bagaimana kebijakan the Fed selanjutnya.
Ulasan Analisa Fundamental: Logam mulia ini melemah karena para
pedagang memperkirakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) akan
mengambil pendekatan hawkish terhadap pelonggaran kebijakan moneter di
masa mendatang. Pemangkasan suku bunga hari Kamis nampaknya terlah
diantisipasi, dengan perkiraan penurunan bunga pada kisaran target 3,50%
hingga 3,75%. Meskipun demikian, para analis yakin konferensi pers Ketua Fed
Jerome Powell kemungkinan akan menunjukkan standar yang lebih tinggi untuk
penurunan suku bunga di masa mendatang, yang mungkin mengisyaratkan jeda
setelah langkah ini. Kebijakan 'hawkish' dari bank sentral AS dapat membebani
emas. Namun demikian, permintaan emas dari bank sentral utama mendukung
kenaikannya. Data resmi pada hari Minggu menunjukkan bahwa Bank Rakyat
Tiongkok (PBoC) menambah cadangan Emas batangan sebanyak 30.000 troy
ons bulan lalu, menjadi sekitar 74,12 juta troy ons.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Senin, harga emas sempat
naik menyentuh resistance $4221/onz. Namun naiknya Harga emas terbatasi
oleh laporan data kesempatan kerja AS yang meningkat tajam. pasar akan
terfokus pada pertemuan FOMC pukul 02.00 WIB dini hari. Support emas saat ini
di level $4197, $4181 hingga $4164. Sementara naiknya emas menguji
resistance $4221*, $4235 hingga $4250. Range harga diperkirakan dalam
rentang antara $4153 hingga $4220.