Prospek Pertumbuhan Ekonomi AS Diprediksi Solid Ditahun 2026, Namun Rencana Pemangkasan Suku Bunga Tetap Jalan


Prospek Pertumbuhan Ekonomi AS Diprediksi Solid Ditahun 2026, Namun Rencana Pemangkasan Suku Bunga Tetap Jalan
Prospek Pertumbuhan Ekonomi AS Diprediksi Solid Ditahun 2026, Namun Rencana Pemangkasan Suku Bunga Tetap Jalan
319 views

Bloomberg, Ekonomi Amerika Serikat (AS) diprediksi akan mendapat suntikan tenaga tahun ini melalui pemotongan pajak, kenaikan upah riil, dan peningkatan kekayaan rumah tangga, sementara laju inflasi diperkirakan mulai mereda. Demikian laporan terbaru dari para ekonom di Goldman Sachs Group Inc.

Mengingat prospek pasar tenaga kerja yang masih diliputi ketidakpastian, Goldman Sachs memprediksi Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed) akan memberikan dua kali lagi pemangkasan suku bunga masing-masing sebesar 25 basis poin pada bulan Juni dan September mendatang. Hal ini tertuang dalam laporan 2026 US Economic Outlook yang dirilis pada 11 Januari.


“Komposisi pertumbuhan PDB di tahun-tahun mendatang akan terlihat berbeda dibandingkan siklus sebelumnya,” tulis David Mericle, Kepala Ekonom AS di Goldman Sachs. “Porsi yang lebih besar akan datang dari pertumbuhan produktivitas, yang telah bangkit kembali dan diperkirakan mendapat dorongan dari kecerdasan buatan, sementara kontribusi dari pertumbuhan pasokan tenaga kerja akan lebih kecil seiring turunnya imigrasi.”

Hasil survei Bloomberg pada pertengahan Desember lalu memperkirakan pertumbuhan AS berada di angka 2% untuk tahun 2026—sama dengan proyeksi mereka untuk 2025. Namun, paket pemotongan pajak Presiden Donald Trump diyakini mampu mempertahankan tren performa ekonomi AS yang melampaui negara-negara maju lainnya.


Prediksi Goldman Sachs cenderung lebih optimis (bullish) dengan rincian sebagai berikut:

  • Pertumbuhan PDB sebesar 2,5% (berbasis Q4/Q4) atau 2,8% secara tahunan.
  • Inflasi PCE Inti diperkirakan melandai ke 2,1% secara tahunan pada Desember, dengan CPI inti melambat hingga 2%.
  • Skenario dasar memperkirakan tingkat pengangguran stabil di 4,5%, meski terdapat risiko periode pertumbuhan tanpa penciptaan lapangan kerja karena perusahaan memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menekan biaya tenaga kerja.
  • Di bidang perdagangan, Goldman berasumsi isu biaya hidup akan menjadi tema politik utama menjelang pemilu paruh waktu, sehingga Gedung Putih cenderung menghindari kenaikan tarif tambahan yang signifikan.

Belanja konsumen diperkirakan tumbuh stabil, ditopang oleh pemangkasan pajak dan kenaikan upah riil. Investasi bisnis diproyeksikan menjadi komponen terkuat dalam pertumbuhan PDB pada 2026, didorong oleh kondisi keuangan yang lebih longgar, berkurangnya ketidakpastian kebijakan, serta insentif pajak, tulis Mericle.

We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like

" />
Jumat, Maret 13, 2026 16:02:18 Jakarta, Indonesia