- by admin
- Oct 17, 2024
GBP/USD kehilangan momentum setelah sempat menyentuh level tertinggi mingguan, dan merosot selama sesi Asia pada Kamis. Pasangan ini kini diperdagangkan di kisaran 1,33-an, turun sekitar 0,1% pada hari ini, dan tampak menghentikan rebound dari level terendah hampir empat minggu yang disentuh Selasa.
Dolar AS Menguat Lagi Pasca-FOMC
Dolar AS kembali menguat setelah penurunan pasca‑keputusan FOMC, yang sempat mendorongnya ke level terendah dalam lebih dari seminggu. The Fed mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%–3,75%, namun keputusan itu terpecah (9–3) dengan tiga pejabat yang menginginkan kenaikan 25 bps, mencerminkan ketidakpastian tinggi. Pasar masih memperhitungkan peluang setidaknya satu kenaikan suku bunga lagi tahun ini di tengah dinamika inflasi yang berubah cepat akibat volatilitas harga minyak.
Ketegangan Timur Tengah dan Peran Safe-Haven
Peningkatan ketegangan di Timur Tengah juga membantu Dolar AS menarik pembeli sebagai aset safe‑haven saat harga turun, yang pada gilirannya menekan pasangan GBP/USD.
Fokus Pasar: Keputusan BoE, Lalu Data PDB dan PCE AS
Para trader cenderung menahan diri dari taruhan arah yang agresif dan menunggu keputusan suku bunga penting Bank of England (BoE) yang dirilis hari ini, serta rangkaian data makro AS kunci: PDB Q2 dan Indeks Harga PCE (metrik inflasi favorit The Fed). Perkembangan geopolitik berikutnya juga diperkirakan akan memengaruhi dinamika harga USD dan menciptakan peluang perdagangan signifikan di sekitar GBP/USD.