Jumat, Maret 13, 2026 8:46:47 Jakarta, Indonesia

Poundsterling Melemah Akibat Data PMI Awal Inggris yang Turun


Poundsterling Melemah Akibat Data PMI Awal Inggris yang Turun
Poundsterling Melemah Akibat Data PMI Awal Inggris yang Turun
431 views

 

Poundsterling melemah terhadap mata uang utama lainnya setelah data awal PMI Inggris yang lemah untuk bulan September.
PMI Komposit Inggris turun menjadi 51,0 dari 53,5 pada bulan Agustus.
Investor menantikan pidato Powell dari The Fed untuk mendapatkan petunjuk baru tentang prospek kebijakan moneter.
Poundsterling (GBP) menghadapi tekanan jual yang kuat terhadap mata uang utama lainnya pada hari Selasa setelah rilis data awal Indeks Manajer Pembelian (PMI) S&P Global Inggris (UK) yang lemah untuk bulan September. S&P Global melaporkan bahwa PMI Komposit turun menjadi 51,0, dibandingkan dengan perkiraan 52,7 dan dari 53,5 pada bulan Agustus. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas bisnis secara keseluruhan mengalami ekspansi, tetapi dengan laju yang moderat.

Perlambatan pertumbuhan aktivitas bisnis secara keseluruhan terjadi karena pelemahan yang berkelanjutan di sektor manufaktur. PMI Manufaktur berkontraksi menjadi 46,2, sementara diperkirakan akan tetap stabil di 47,0. Angka di bawah 50,0 dianggap sebagai kontraksi dalam aktivitas bisnis. Sementara itu, PMI Jasa turun menjadi 51,9 dari perkiraan 53,5 dan pembacaan sebelumnya 54,2.

“Survei PMI Inggris bulan September membawa serangkaian berita yang mengkhawatirkan termasuk melemahnya pertumbuhan, lesunya perdagangan luar negeri, memburuknya kepercayaan bisnis, dan semakin banyaknya kehilangan pekerjaan,” ujar Chris Williamson, Kepala Ekonom Bisnis di S&P Global Market Intelligence.

Perlambatan aktivitas bisnis Inggris secara keseluruhan terjadi di saat Poundsterling tertekan akibat memburuknya situasi fiskal domestik. Meningkatnya utang publik Inggris dan melonjaknya imbal hasil obligasi pemerintah membebani prospek pertumbuhan ekonomi, membuka jalan bagi pemerintah untuk mengenakan lebih banyak pajak dalam rilis Anggaran Musim Gugur di bulan November.

Pekan lalu, data menunjukkan bahwa pinjaman bersih sektor publik Inggris mencapai £18 miliar, level tertinggi yang tercatat dalam lima tahun.

Sementara itu, investor mencari petunjuk baru tentang apakah Bank of England (BoE) akan kembali memangkas suku bunga dalam pertemuan kebijakan yang tersisa tahun ini. Minggu lalu, BoE mempertahankan suku bunga tetap di 4%, sesuai perkiraan, dan mempertahankan pendekatan pelonggaran moneter yang “bertahap dan hati-hati”.

We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like