- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas naik ke level tertinggi lebih dari satu minggu selama sesi Asia pada
hari Rabu, mendekati level $3.300. Penurunan peringkat kredit Amerika oleh
Moody's dan spekulasi penurunan suku bunga the Fed membuat USD tertekan di
dekat level terendah dua minggu. Selain itu, ketidakpastian geopolitik yang terus
berlanjut menguntungkan safe haven XAU/USD. Namun demikian, kenaikan
emas nampak terbatas karena wacana the Fed hanya akan memangkas satu kali.
Ulasan Analisa Fundamental: Emas melonjak selama jam perdagangan AS
mencapai level tertinggi satu minggu di $3.295,84. Pasar keuangan dalam
suasana memburuk setelah pembukaan Wall Street, dengan indeks AS
diperdagangkan di zona merah. Dolar AS (USD) berada di bawah tekanan jual di
tengah kekhawatiran baru tentang langkah-langkah proteksionisme Presiden
Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan utang pemerintah yang tidak terkendali.
Kekhawatiran muncul menjelang rancangan undang-undang pajak Trump, yang
akan dibahas di Kongres hari ini. RUU ini akan menambah utang antara $3 triliun
dan $5 triliun, Reuters melaporkan. Diskusi ini berlangsung setelah Moody
Ratings menurunkan peringkat kredit pemerintah, dengan alasan kekhawatiran
akan tumpukan utang negara yang mencapai $36,2 triliun. Sementara itu,
pembicaraan perdagangan antara AS dan mitra-mitra utama terus berlanjut.
Fokus saat ini adalah negosiasi dengan Jepang.
Ulasan Analisa Teknikal: harga emas mulai menunjukkan teknikal rebound
terbatas. Secara keseluruhan, trend emas masih turun karena sentiment positif
dari tarif perdagangan dan geopolitik. Hari ini, harga emas terlihat naik terbatas
menguji resistance $3315*, $3330 (gap) hingga $3350. Sementara turunnya
emas dapat menguji support $3285, $3270 hingga $3251/onz. Range pergerakan
pasar hari ini diperkirakan dalam area antara $3315.40 hingga $3250.50.