- by admin
- Oct 17, 2024
Emas naik di atas $5.200, dan bergerak di area positif dalam empat minggu
berturut-turut. Putaran pembicaraan AS-Iran berikutnya serta rilis data
makroekonomi penting dari Amerika Serikat akan dipantau ketat oleh pelaku
pasar dalam jangka pendek. Selain itu, Emas diuntungkan oleh turunnya obligasi
pemerintah AS 10-tahun acuan turun di bawah 4% untuk pertama kalinya sejak
akhir November.
Ulasan Analisa Fundamental: Pada pagi Jumat, kenaikan harga logam mulia
naik terbatas karena ketegangan geopolitik mereda setelah media melaporkan
bahwa AS dan Iran mencapai kemajuan signifikan dalam pembicaraan nuklir
pada Kamis di Jenewa. Namun, pada paruh kedua hari Jumat, meningkatnya
kembali ketegangan geopolitik mendorong harga emas menembus kembali di
atas $5.200. Sementara itu Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran yang
memerintah Republik Islam selama lebih dari tiga dekade dalam konfrontasi
dengan Barat, tewas pada Sabtu setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan
serangan udara ke Teheran. Media Iran pada Minggu mengonfirmasi
kematiannya, menyebut Khamenei tewas di kompleks kantornya. Selain
geopolitik, Kalender ekonomi AS akan menampilkan sederet rilis data penting
yang dapat memicu pergerakan harga emas. Data ADP, PMI, Nonfarm Payroll
dan Unemployment Rate akan dinanti pada minggu ini.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Jumat, harga emas nampak
naik ke level $5280/onz. Naiknya emas karena kekhawatiran gejolak geopolitik.
Naiknya emas nampak berlanjut $5390, $5451 hingga $5473. sementara itu,
turunnya emas nampak terbatas menguji support $5275, $5240 hingga $5215.
Emas diperkirakan bergerak dalam trend bullish dalam area antara $5250 hingga
$5550.