- by admin
- Oct 17, 2024
Laporan CPI untuk bulan November yang dirilis pada hari Rabu akan menjadi bagian besar terakhir dari teka-teki bagi para pembuat kebijakan menjelang pertemuan. Tingkat utama CPI diperkirakan akan naik dari 2,6% menjadi 2,7% y/y, sementara CPI inti diproyeksikan tidak berubah pada 3,3% y/y. Kecuali ada kejutan yang mengejutkan, the Fed mungkin akan cenderung menurunkan suku bunga dan mempertahankan pertemuan Januari sebagai opsi untuk jeda. Indeks harga produsen akan dirilis pada hari Kamis. Dolar AS menguat setelah mencapai level tertinggi dua tahun di bulan November.
RBA Diperkirakan Mempertahankan Suku Bunga
Reserve Bank of Australia (RBA) memulai pertemuan bank sentral hari selasa pukul 10.30 WIB. RBA diperkirakan mempertahankan suku bunga karena para pembuat kebijakan tetap waspada terhadap inflasi meskipun terjadi penurunan baru-baru ini. Gubernur Michelle Bullock mengatakan inflasi masih “terlalu tinggi” dalam pernyataannya. Para trader juga akan mengawasi laporan ketenagakerjaan bulan November yang akan dirilis pada hari Kamis, serta angka CPI dan PPI dari China pada hari Senin, dan angka perdagangan bulan November pada hari Selasa. Sementara data RRT akan menjadi penting karena akan mengumumkan stimulus ekonomi mereka pada minggu ini.
Akankah BoC Kembali Memangkas Suku Bunga Sebesar 50 Bps?
Bank of Canada telah memimpin dalam perlombaan global untuk menurunkan suku bunga. BoC telah memangkas suku bunga sebanyak empat kali tahun ini, yang terakhir sebesar 50 basis poin. Namun, para investor terpecah jika pemangkasan suku bunga dua kali lagi mungkin terjadi di bulan Desember. Di sisi lain, pertumbuhan tetap lemah dan sektor bisnis terlihat pesimis setelah presiden terpilih AS Donald Trump mengancam tarif 25% untuk semua impor Kanada.