Harga Minyak Mentah Kembali Naik Karena Konflik Timur Tengah Membatasi Supplay


Harga Minyak Mentah Kembali Naik Karena Konflik Timur Tengah Membatasi Supplay
Harga Minyak Mentah Kembali Naik Karena Konflik Timur Tengah Membatasi Supplay
44 views

Harga minyak rebound hampir $3 per barel pagi ini di tengah keterbatasan pasokan akibat eskalasi perang AS-Israel vs Iran di Timur Tengah. WTI AS naik 3,5% ke $86,33 setelah anjlok 11,9% kemarin ke $83,45, pulih dari lonjakan sebelumnya di atas $119.

Latar Eskalasi Konflik

Kontrak WTI dibuka pukul 01.00 GMT Rabu (11 Maret 2026), rebound pasca-penurunan terburuk sejak 2022 yang dipicu prediksi Presiden Trump soal akhir cepat perang. AS-Israel serang Iran dengan ledakan intens; militer AS hancurkan 16 kapal penabur ranjau Iran di Selat Hormuz, ancam blokade pasokan. Trump siap kawal tanker, tapi Angkatan Laut tolak permintaan pelayaran karena risiko tinggi.

Dampak Pasokan

Perang kurangi pasokan Teluk 15 juta barel/hari; Wood Mackenzie perkirakan harga bisa tembus $150/barel jika berlanjut. Selat Hormuz (20% pasokan global) jadi titik kritis, picu fluktuasi ekstrem $75–$105. Stok AS turun minggu lalu (minyak mentah, bensin, distilat), perkuat permintaan meski API catat variasi.

Respons Global

Pejabat G7 gelar rapat daring bahas pelepasan cadangan darurat pasca-lonjakan Senin. Macron pimpin panggilan video Rabu soal dampak energi konflik. Analis IG: Harga tetap volatil digerakkan headline.

Outlook Jangka Pendek

Rebound pagi ini sinyal ketidakpastian; pantau update Hormuz dan stok EIA. Konflik hari ke-10 (serangan 30 kilang Teheran) pertahankan premium risiko.

We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like

" />
Jumat, Maret 13, 2026 7:40:52 Jakarta, Indonesia