- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas sedikit terkoreksi selama sesi Asia pada hari Selasa setelah sempat mengalami kenaikan semalam ke level tertinggi sepanjang masa. Pemulihan USD lebih lanjut dari level terendah sejak 10 Desember mendorong aksi ambil untung di pasar Asia terhadap XAU/USD selain karena jenuh beli pada pola teknikal. Namun demikian, kekhawatiran yang terus menghantui pasar seputar perang dagang yang dilontarkan Trump membatasi pola koreksi terhadap emas.
Ulasan Analisa Fundamental: Spot Gold mempertahankan momentum positifnya menuju pembukaan pasar Amerika, mencapai rekor tertinggi baru di $2,956.25. Logam mulia ini menguat setelah pernyataan Trump yang menegaskan pemberlakukan tarip terhadap Kanada dan Mexico bulan depan. Di sisi lain para investor menyambut baik hasil pemilu Jerman, dimana Partai Konservatif meraih kemenangan, meskipun dengan perolehan suara kurang dari 30%. Perhatian tetap tertuju pada geopolitik. Di satu sisi, pemerintah Amerika Serikat (AS) sedang mencari kesepakatan mineral senilai $500 milyar dengan Ukraina, dengan Washington mencari pengembalian yang sulit untuk bantuan militer di masa depan ke Kyiv. Di sisi lain, Rusia meluncurkan serangan udara terbesar yang pernah ada di Ukraina, menggunakan 267 pesawat tak berawak, meskipun menyatakan kesediaannya untuk mencapai kesepakatan. Sementara itu, data ekonomi yang menjadi fokus tetap pada adtaa inflasi PCE AS.
Ulasan Analisa Teknikal: Pada grafik harian, emas masih bullish. Demikian juga grafik mingguan masih bullish. Kendati grafik 4 jam, terlihat koreksi, namun terlihat terbatas. Naiknya emas nampaknya hari ini akan menguji resistance di level $2955.00 hingga $2964.00. Sementara turunnya terjaga di support $2942.60, $2930.20 hingga $2918.35. sementara area resistancenya selanjutnya adalah $2976.00. Range harian diperkirakan $2930.30 sd $2964.65.