- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas Kembali merangkak naik, setelah di hari senin mengalami tekanan akibat aksi ambil untung di pasar. Dolar terkoreksi setelah adanya laporan bahwa penasihat ekonomi utama Trump sedang mempertimbangkan kenaikan tarif secara perlahan untuk menghindari lonjakan inflasi yang tiba-tiba memicu penurunan imbal hasil obligasi AS, yang membuat terkoreksinya USD dan menguntungkan XAU/USD.
Ulasan Analisa Fundamental: Spot Emas melemah pada hari Senin di tengah permintaan Dolar AS (USD) yang terus meningkat. Data ekonomi AS dilaporkan solid, di sisi lain hal itu mengisyaratkan Federal Reserve (Fed) akan menahan suku bunga lebih lama. Permintaan akan keamanan sama-sama menguntungkan Emas dan dolar di akhir minggu sebelumnya, namun permintaan USD yang terus-menerus akhirnya berdampak pada XAU/USD, yang kini diperdagangkan di sekitar $2.665. sebelum rilis data CPI, fokus tetap pada sentimen dan perilaku saham. Indeks Asia dan Eropa ditutup di zona merah, sementara Wall Street diperdagangkan bervariasi: hanya Dow Jones Industrial Average yang diperdagangkan di zona hijau setelah jatuh pada hari Jumat, sementara S&P500 dan Nasdaq Composite tetap berada di zona merah.
Ulasan Analisa Teknikal: Pada grafik harian, emas terlihat bergerak naik. Sementara, pada grafik 4 jam, grafik terjadi koreksi pasar menguji support $2656.60, $2645.10 hingga $2635.00. Sementara itu naiknya emas menguji resistance $2678.00, $2686.35 hingga $2700.30. Minggu ini pasar akan terfokus pada laporan data CPI AS dan laporan kebijakan tarif Trump untuk melihat perkembangan inflasi. Range harian Senin $2678.00- $2635.35.