- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas (XAU/USD) memperpanjang rebound untuk menguji $2.600 pada Senin pagi, menghentikan penurunan beruntun selama enam hari. Kenaikan harga Emas terbaru dapat dikaitkan dengan munculnya kembali ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina setelah AS mengizinkan Ukraina untuk menggunakan senjata jarak jauh AS untuk menyerang Rusia. Di pasar Asia hari Senin emas dibuka naik karena berita tersebut, Sementara beberapa data PMI minggu ini turut menjadi perhatian pasar.
Ulasan Analisa Fundamental:
Rally Greenback setelah kemenangan Donald Trump dalam pemilu AS dapat memberikan tekanan jual pada harga Emas berdenominasi USD. Ekspektasi inflasi yang lebih tinggi tahun depan karena kebijakan Donald Trump telah menyebabkan peluang penurunan suku bunga yang lebih sedikit. Selain itu, para trader mengurangi ekspektasi penurunan suku bunga di bulan Desember setelah Ketua Fed Jerome Powell mengatakan bahwa bank sentral AS tidak akan terburu-buru menurunkan suku bunga, dengan alasan kinerja ekonomi yang “sangat baik”. Di sisi lain, meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan konflik yang sedang berlangsung antara Ukraina dan Rusia dapat meningkatkan aliran safe haven. Pemerintahan Presiden Joe Biden telah mengizinkan Ukraina untuk menggunakan senjata AS untuk menyerang Rusia.
Ulasan Analisa Teknikal:
Pada grafik harian, terlihat terjadi teknikal rebound untuk menguji level $2600/onz sebagai resistance pertamanya. Sementara grafik 4 jam mendukung pola kenaikan kendati bersifat Sementara. Secara teknikal kenaikan emas akan menguji resistance: $2618.30, $2632.50 hingga $2643.45. sementara turunnya menguji support: $2563.00, $2550,10 hingga $2536.30. secara garis besar kendali pergerakan pasar masih terfokus pada kemelut konflik Rusia-Ukraina.