- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas saat ini kehilangan tenaga untuk bergerak naik dan melanjutkan
penurunan dengan di tutup di area $2.980 per troy ons setelah upaya yang gagal
untuk mempertahankan kenaikan di atas level kritis $3.000 pada hari Selasa.
Harga emas mulai bergerak dalam range terbatas setelah meredanya kepanikan
terkait perang tarif, namun demikian, tekanan terus berlanjut pada pasar saham
global yang terus diwaspadai.
Ulasan Analisa Fundamental: XAU/USD ditutup di bawah level pysikologis
$3000 di sesi Amerika, namun pergerakan emas nampak mulai bergerak dalam
area terbatas. Namun suasana Kembali memanas karena berita utama yang
mengindikasikan bahwa Sekretaris Pers Gedung Putih mengatakan bahwa tarif
tambahan 104% mulai berlaku pada tengah hari waktu Timur karena China
belum menghapus pembalasannya. Tarif tambahan 104% akan dikenakan mulai
besok, 9 April. Wall Street Kembali tertekan, kendati sebelumnya sempat
mengalami rebound, hingga membantu penguatan dolar AS. Sebelumnya pada
hari selasa, Kementerian Perdagangan China mengatakan bahwa mereka akan
“berjuang sampai akhir” melawan tarif AS. Tidak ada rincian spesifik tentang
bagaimana Beijing akan membalas, tetapi jawabannya akan segera datang.
Selain itu, pihak berwenang China mencatat bahwa jika Amerika Serikat (AS)
ingin berbicara, mereka harus menunjukkan rasa hormat.
Ulasan Analisa Teknikal: Harga emas terlihat masih melanjutkan fase koreksi,
namun demikian, imbal hasil obligasi AS pada Lelang semalam cenderung turun.
Potensi koreksi lanjutan Nampak menemui hambatan dengan level support
$2956,40, $2931.50 hingga $2918.50. Sebaliknya, potensi naiknya XAU/USD
menguji resistance $3000.80, $3022.80 hingga $3040.40. fluktuasi emas hari ini
diperkirakan bergerak dalam range antara $3000.00 hingga $2950.00. Emas
terbatas penurunannya bila laporan data CPI AS dirilis turun.