- by admin
- Oct 17, 2024
Reli emas terhenti, turun 0,18% setelah aksi ambil untung dan komentar Fed Powell. Ketua Fed Powell mengutip indikator ekonomi yang kuat dan melihat tidak ada kebutuhan mendesak untuk penurunan suku bunga di tengah ketegangan perdagangan. Laporan ekonomi AS di masa depan dan pidato Fed diantisipasi akan berdampak pada pergerakan Emas lebih lanjut. Malam ini data CPI AS akan menjadi perhatian, sebagai indikator inflasi.
Harga emas turun tipis selama sesi Amerika, pada hari Selasa setelah mencapai rekor tertinggi di $ 2.942 di awal sesi. Ketegangan yang meningkat akibat perang dagang yang dipicu oleh tarif baru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendorong logam mulia ini ke level tertinggi sepanjang masa sebelum akhirnya turun ke level $2881. Narasi pasar keuangan masih belum berubah setelah Trump memutuskan untuk menerapkan bea masuk 25% untuk baja dan aluminium yang diimpor ke Amerika Serikat. Namun demikian, aktivitas Lelang obligasi semalam dan pernyataan Powell membatasi naiknya emas. Dia
menambahkan bahwa pasar tenaga kerja “secara luas seimbang” dan itu bukan sumber tekanan inflasi. Ketika ditanya apakah ekonomi AS akan mengalami resesi, ia menyangkalnya. Di sisi lain malam ini lapoan data CPI akan dinanti sebagai petunjuk kondisi inflasi AS.
Ulasan Analisa Teknikal: Pada grafik harian, emas masih mempertahankan trend bullish kendati mulai reda. Sementara grafik 4 jam, terlihat menunjukkan peluang koreksi. Naiknya emas hari ini terlihat ada resistance kuat di level $2912, $2924* hingga $2942. Pola masih terlihat konsisten membentuk D1 (trend channel). Namun bila penutupan pasar minggu ini di atas $2925, maka beresiko untuk melanjutkan pola bullishnya. Sementara support saat ini $2881.50, $2869 hingga $2850. Range harian diperkirakan $2924 sd $2870