Harga Emas Kembali Tertekan Karena Investor Menunggu Data NFP AS.


Harga Emas Kembali Tertekan Karena Investor Menunggu Data NFP AS.
Harga Emas Kembali Tertekan Karena Investor Menunggu Data NFP AS.
429 views


Emas kehilangan momentum kenaikan hari Kamis dan tertekan mendekati level
$4407 karena investor mendapatkan sentiment positif jelang rilis data tenaga
kerja AS, NFP hari Jumat. Data ketenagakerjaan AS yang penting akan
memberikan lebih banyak petunjuk tentang jalur penurunan suku bunga Fed,
yang pada gilirannya akan memengaruhi dinamika harga Dolar AS dan
memberikan dorongan baru bagi emas.

Ulasan Analisa Fundamental: Sementara itu, ekspektasi Fed yang cenderung
lunak dan meningkatnya ketegangan geopolitik nampaknya terus bertindak
sebagai pendorong bagi XAU/USD. Emas terus diperdagangkan dalam level
terbatas pada hari Kamis, dimana XAU/USD saat ini berada di sekitar $4.460
setelah menyentuh level tertingginya di $4483 di pasar Asia. Dolar AS didorong
permintaan jangka pendek karena naiknya imbal hasil obligasi dan jelang data
ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) yang menggembirakan, namun turunnya
emas tertahan oleh faktor Geopolitik yang masih mengkhawatirkan. Di satu sisi,
AS akan menerbitkan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) bulan Desember,
diperkirakan bertumbuh 60 ribu, sementara Tingkat Pengangguran diperkirakan
turun 4,5% dari 4.6%. Sementara itu, Mahkamah Agung AS akan
mengumumkan keputusannya mengenai penggunaan kekuasaan darurat oleh
Presiden Donald Trump untuk memberlakukan tarif.

Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan hari Kamis, harga emas turun di
kisaran $4407/onz. Grafik harian nampak bergerak moderat. Sementara di pasar
Asia, harga emas Nampak naik terbatas di level $4483 (trend channel).
Penurunan emas berapa di level support $4445, $4422 hingga $4408. Sementara
naiknya emas tertaahan di resistance $4483, $4500, hingga $4524. Emas
diperkirakan dalam rentang antara $4483 hingga $4390.


We Are Team

admin

Please Login to comment in the post!

you may also like

" />
Jumat, Maret 13, 2026 15:03:22 Jakarta, Indonesia