- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas memulai pekan ini dengan nada positif, sempat melampaui level
kunci $3.400 per troy ounce pada hari Senin. Tanpa adanya rilis data penting,
turunnya imbal hasil AS dan pelemahan dolar AS terus memberikan dukungan
pada emas. Namun, sisi lain dollar masih didukung oleh sentiment bahwa The
Fed akan menunda pemotongan suku bunga. Tarif impor yang semakin tinggi
dari pemerintahan Trump terlihat mulai berdampak pada harga konsumen.
Ulasan Analisa Fundamental: Hal ini mungkin menghambat trader untuk
melakukan pembelian agresif. Oleh karena itu, pasar mencari beberapa berita
pendukung untuk pergerakan apresiasi lebih lanjut. Dari berita perdagangan,
Trump telah mengumumkan tarif tinggi terhadap beberapa ekonomi besar, yang
akan berlaku mulai 1 Agustus. Selain itu, laporan menunjukkan bahwa Trump
mempertimbangkan pungutan 15% hingga 20% terhadap Uni Eropa, bahkan
jika kesepakatan perdagangan tercapai. Dengan alasan itu, para pedagang
tampaknya yakin bahwa Fed akan menunda hingga September. Ketua Fed
Jerome Powell memperkirakan inflasi akan naik pada musim panas ini akibat
tarif AS yang lebih tinggi. Selain itu, perkembangan terbaru terkait perdagangan
dapat mendorong komoditas menjelang rilis PMI global pada paruh kedua
minggu ini. Pasar melihat bahwa data-data ekonomi nampaknya akan
memberikan pengaruh positif pada dollar.
Ulasan Analisa Teknikal: pada perdagangan Selasa, harga emas nampak
dibuak lebih tinggi. Namun demikian, kami melihat kenaikan emas terlihat
terbatas, dengan resistance di level $3402. Sementara itu peluang penurunan
hari ini dapat menguji area support $3377, $3365 hingga $3352. Di sisi lain,
naiknya emas dapat menguji resistance $3403, $3414 hingga $3426/onz. Range
pergerakan pasar diperkirakan dalam rentang antara $3415.10 hingga $3365.30.