- by admin
- Oct 17, 2024
Bloomberg — Federal Reserve (The Fed) Rabu pertahankan suku bunga acuan di 3,5%-3,75% (suara 10-2), jeda setelah tiga pemangkasan berturut-turut akhir 2025. FOMC tunjukkan perbaikan ekonomi AS, stabilisasi lapangan kerja, tapi hati-hati soal pemotongan selanjutnya.
Dissenting votes: Gubernur Christopher Waller & Stephen Miran usul potong 0,25%.
Perubahan nada: Hapus "risiko penurunan lapangan kerja"; tambah "peningkatan lapangan kerja rendah, pengangguran stabil". Pertumbuhan ekonomi kini "solid" (sebelumnya "moderat").
Inflasi: Gambaran "cukup positif"; lonjakan harga barang terkait tarif Trump diprediksi one-off, bukan inflasi permanen (target inti 3% akhir 2025).
"Prospek ekonomi jelas membaik sejak rapat lalu; bakal dorong permintaan tenaga kerja."
Pasar kerja stabil tapi ada pendinginan; tak kasih kriteria pemotongan—"keputusan meeting-to-meeting berdasarkan data."
Proyeksi Desember: Mayoritas pejabat prediksi satu pemotongan lagi akhir 2026.
Obligasi 10-tahun: Stabil ~4,25%.
Dolar AS: Melemah dari high harian (post-gembar Scott Bessent soal "dolar kuat").
S&P 500: Datar.
Ekspektasi pasar: Pemangkasan tertunda hingga Juni 2026, tekanan Trump tak goyang FOMC.
Investor prediksi jeda ini akibat inflasi tinggi & lapangan kerja tangguh. Powell tolak desakan cepat potong suku bunga meski Trump tekan.