- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas mulai bergerak stabil selama sesi Asia kendati masih mendekati
sempat mengalami kenaikkan ke level $3365/ons. Optimisme yang dipicu oleh
keputusan Trump untuk menunda penerapan tarif terhadap Uni Eropa bertindak
sebagai penarik bagi logam mulia safe haven. Namun, ketegangan perdagangan
AS-RRT yang baru, risiko geopolitik yang terus berlanjut, spekulasi penurunan
suku bunga Fed, mendukung pasangan naiknya harga emas.
Ulasan Analisa Fundamental: pada hari Senin emas cenderung bergerak
terbatas karena pasar Amerika Serikat libur, dalam rangka AS merayakan
Memorial Day. Situasi akan menjadi lebih menarik pada hari Selasa, karena AS
akan merilis Pesanan Barang Tahan Lama bulan April dan Kepercayaan
Konsumen bulan Mei, di samping angka-angka kecil lainnya. Data AS baru-baru
ini menunjukkan bahwa ekonomi tetap tangguh meskipun ada kekhawatiran
tentang dampak tarif terhadap pertumbuhan dan inflasi. Meskipun melemah,
harga emas masih dapat menguat, karena Reuters mengungkapkan bahwa
“impor emas bersih China melalui Hong Kong meningkat lebih dari dua kali lipat
tertinggi sejak Maret 2024. ”Selain itu, risiko geopolitik tetap tinggi setelah Rusia
menyerang Ukraina selama tiga malam berturut-turut, yang memicu reaksi
kemarahan Trump. Sementara perkembangan dari negosiasi nuklir AS – Iran
masih menunggu dalam minggu ini hasilnya.
Ulasan Analisa Teknikal: harga emas kembali bergerak stabil setelah Trump
memperpanjang jeda tarif eropa hingga 9 Juli. Secara teknikal Hari ini, trend
mulai bergerak netral. Naiknya emas terlihat terbatas dengan resistance
$3351/56*, $3365, hingga $3381. Sementara turunnya emas tertahan di support
$3323, $3306 hingga $3280/onz. Range pergerakan pasar hari ini diperkirakan
dalam area antara $3351.50 hingga $3280.50. Dalam minggu ini pasar terfokus
pada FOMC Minutes dan hasil negosiasi Nuklir AS – Iran.