- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas telah memulai minggu ini dengan nada positif dan mempertahankan
perdagangan di sekitar level kunci $3.000 per troy ons karena penurunan
moderat pada dolar dan imbal hasil AS obligasi AS yang mulai datar, Suasana
pasar yang lebih baik membebani Dolar AS (USD), namun suasana positif yang
sama menjaga kenaikan Emas tetap terbatas. Pada FOMC kali ini pasar akan
memantau Langkah kebijakan the Fed pasca perlambatan ekonomi AS.
Ulasan Analisa Fundamental: Emas bergerak di kisaran harga $3.000/onz
pada hari Senin. Pasar saat ini terfokus pada pertemuan Bank Sentral AS dalam
agenda membahas kebijakan suku bunga. Kendati diperkirakan tidak ada
perubahan, namun perlambatan ekonomi akhir-akhir ini mebuat pernyataan dari
ketua the Fed Jerome Powell menjadi sangat penting. Terkait perlambatan
ekonomi, pasar mencoba melihat apakah the Fed tetap pada pendirian
kekbijakan yang hawkish atau bahkan mulai bergeser pada kebijakan yang
dovish.
Bila kebijakan masih hawkish, maka dolar dapat rebound dan ini
tentunya akan membebani emas. Namun demikian, penurunan emas
nampaknya masih bersifat sementara karena dampak perang tarif diprediksi
masih dapat menjadikanya sebagai produk safe haven. Sementara itu, data AS
yang lebih lemah semalam semakin membebani USD dan menguntungkan emas,
karena spekulasi pemangkasan lebih cepat dibutuhkan.
Ulasan Analisa Teknikal: Harga emas masih mempertahankan pola bullish
dengan penutupan hari Senin di kisaran $3000/onz, potensi kenaikan lanjutan
akan menguji resistance $3010.20 (trend channel) hingga $3024.00. Sebaliknya,
potensi koreksi berpeluang terjadi jika XAU/USD turun di bawah $2.980, support
berikutnya adalah $2.964, $2.955. Fluktuasi emas hari ini diperkirakan bergerak
dalam range antara $310.20 hingga $2955.00. Sebagai tambahan,berita perang
dagang menjadi factor utama penggerak pasar emas.