- by admin
- Oct 17, 2024
Harga emas perlahan naik karena para pedagang bersiap untuk pemungutan
suara mengenai RUU pajak Trump yang penuh dengan utang. Penurunan
peringkat Moody's dan jatuhnya Dolar AS mendorong permintaan safe haven
untuk Emas. Kerusuhan Timur Tengah mengimbangi meredanya ketegangan
perdagangan AS-Tiongkok, menjaga minat risiko tetap rendah. Sementara
malam ini beberapa data ekonomi Negara G7 akan dirilis.
Ulasan Analisa Fundamental: Harga emas naik lebih dari 0,50% dan tetap
berada di atas level $3.300 karena para trader semakin gelisah dengan
pemungutan suara RUU pajak Amerika Serikat (AS), bersamaan dengan
meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. XAU/USD diperdagangkan di $3,317
setelah turun ke $3,285. Suasana pasar belum jelas karena indeks ekuitas utama
AS membukukan kerugian sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS naik.
Para pelaku pasar sedang menunggu persetujuan RUU pemotongan pajak
Presiden Trump, yang menurut Kantor Anggaran Kongres (CBO), akan
menambah hampir $3,8 triliun pada utang nasional AS. Persetujuan tersebut
dapat mendukung saham-saham AS lebih tinggi. Namun, reaksi dolar masih
belum pasti menyusul penurunan peringkat utang pemerintah AS oleh Moody's
pada hari Jumat lalu, yang memicu aksi jual dollar AS. Sementara itu, malam ini
data PMI beberapa negara akan dirilis, dan hal itu turut menjadi perhatian.
Ulasan Analisa Teknikal: harga emas seketika menunjukkan teknikal rebound.
Hal itu didukung oleh gejolak geopolitik yang mulai panas lagi, trend emas
bergerak moderat. Hari ini, harga emas terlihat naik menguji resistance $3330*,
$3348, hingga $3368. Sementara turunnya emas dapat menguji support $3300,
$3285 hingga $3270/onz. Range pergerakan pasar hari ini diperkirakan dalam
area antara $3360.40 hingga $3285.50. pasar terfokus pada voting RUU pajak
AS.