- by admin
- Oct 17, 2024
EUR/USD bergerak sideways di sekitar 1.1770 pada sesi Asia Jumat (20/2/2026),
dengan potensi Euro terbatas akibat spekulasi pergantian kepemimpinan ECB.
Financial Times laporkan Presiden ECB Christine Lagarde kemungkinan mundur
sebelum akhir masa jabatan 8 tahunnya. Ini buka peluang bagi Presiden Prancis
Emmanuel Macron dan Kanselir Jerman Friedrich Merz pilih pengganti sebelum
pemilu Prancis April 2027.
Data tenaga kerja AS kuat plus risalah FOMC agresif perkuat USD. Pejabat Fed
sebut kenaikan suku bunga mungkin jika inflasi >2%; kebijakan "dua sisi" untuk
antisipasi risiko.
Data Penting Hari Ini: AS: PDB Q4 awal & PCE Price Index (indikator inflasi
Fed utama) – hasil lemah bisa tekan USD.
Eurozone: PMI Manufaktur & Jasa awal Jerman/Zona Euro.
Pair ini sensitif terhadap hasil data; pelemahan USD potensial jika PDB/PCE
mengecewakan, tapi ECB uncertainty batasi EUR upside.
Dolar AS Menuju Pekan Terkuat 4 Bulan
Dolar AS siap catat kenaikan mingguan lebih dari 1% (terkuat sejak Oktober)
pada Jumat (20/2/2026), didorong data tenaga kerja AS kuat, risalah Fed
hawkish, dan ketegangan AS-Iran.
Inilah faktor Dukungan Utama terhadap Dolar:
•Data Ekonomi: Klaim pengangguran AS turun melebihi ekspektasi, tunjukkan
pasar kerja stabil.
•Fed: Risalah sebut opsi naik suku bunga jika inflasi >2%; ekspektasi potong
Juni turun ke 58%.
•Geopolitik: Trump beri ultimatum 10-15 hari ke Iran soal nuklir, picu ancaman
balasan – boost safe-haven USD.
Konflik AS-Iran bisa ganggu minyak & uji status USD safe-haven; PCE akan
tentukan arah debat Fed soal inflasi vs lapangan kerja.